Friday, 15 November 2019

Jalan Arteri dan Tol Cikampek Mulai Macet

Jumat, 21 Desember 2018 — 22:33 WIB
Tol Cikampek mulai dipadari pemudik liburan Natal

Tol Cikampek mulai dipadari pemudik liburan Natal

BEKASI – Kondisi arus lalu-lintas menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, di Kabupaten Bekasi,Jawa Barat diwarnai kemacetan di sejumlah jalan arteri dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Ini terlihat pada Jumat (21/12/2018) sore hingga malam harri.

Sejumlah kendaraan truk besar, seperti kontener dan truk bersumbu dua melintas di Jalan Diponegoro Tambun Selatan hingga Cikarang. “Takut nanti di dalam tol di keluari petugas,” ujar Heri, sopir truk PT Maspion, Cibitung, yang terpaksa keluar dari Tol Bekasi Timur.

Seperti diketahui truk bersumbu dua sejak Jumat hari ini dilarang lewat Tol Jakarta-Cikampek untuk menghindari kemacetan panjang. Pemudik yang mau merayakan liburan Natal dan Tahun Baru diprioritaskan. Bahkan proyek LRT dan Tol Cikampek dihentikan sementara.

Kepadatan kendaraan di jalan tol Jakarta-Cikampek juga sudah mulai terasa. Jumlah kendaraan yang masuk di tol Jakarta-Cikampek terpantau meningkat 32 persen dibandingkan hari biasa. “Sudah ada peningkatan, terutama untuk kendaraan pribadi,” ujar Hendra Damanik, Humas PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek.

Meski begitu, menurutnya penambahan volume kendaraan, hal tersebut masih dalam batas wajar dan kondisi di jalan tol masih kondusif. “Masih kondusif karena belum terlalu padat,” kata dia. Ia menambahkan, kepadatan lalu lintas di jalan tol Jakarta-Cikampek akibat arus mudik sebenarnya baru akan terjadi pada esok hari.

“Jadi, sebenarnya Jasa Marga memprediksi (puncak) arus mudiknya itu tanggal 22 untuk Natal dan 28 untuk tahun baru,” ujar Hendra.

Menurut Hendra, puncak natal di tahun 2018 ini akan terjadi pada 22 Desember. Namun, untuk arus balik Natal diperkirakan terjadi pada 25 Desember 2018. Tapi, untuk arus mudik tahun baru bakal terjadi pada 28-29 Desember. Dan untuk arus balik tahun baru terjadi pada 1 Januari 2019.

Untuk arus kendaraan pada mudik Natal Hendra memperkirakan, arus kendaraan yang mengarah ke Cikampek diprediksi mencapai 85 ribu kendaraan. Angka ini meningkat sebanyak 33 persen daripada lalu lintas normal yang mencapai 63.968 kendaraan atau naik 1,01 persen dibandingkan tahun 2017.

Namun, untuk arah sebaliknya atau kendaraan yang datang dari GT Cikarang Utama yang mengarah ke Jakarta kata Hendra, diprediksi mencapai 92.000 kendaraan. Angka ini lebih besar 62,7 persen daripada kondisi normal yang sebanyak 56.562 kendaraan atau naik 0,71 persen di tahun 2017. (saban/b)