Monday, 21 October 2019

Jamu Leicester City, Chelsea Harus Akui Keunggulan Tamunya

Minggu, 23 Desember 2018 — 0:09 WIB
Jamie Vardy dipeluk Marc Albrighton setelah mencetak gol tunggal pertandingan (reuters)

Jamie Vardy dipeluk Marc Albrighton setelah mencetak gol tunggal pertandingan (reuters)

INGGRIS – Untuk kali pertama di musim ini, Chelsea mengalami kekalahan di kandang setelah tuan rumah ditaklukan Leicester City dengan skor 1-0 di Stamford Bridge, Sabtu (22/12/2018). Gol tunggal pertandingan yang diciptakan Vardy di menit ke-51 membuat Leicester naik ke peringkat 9  klasemen sementara.

Kekalahan Chelsea ini sangat disayangkan karena bila Chelsea bisa merebut kemenangan, jarak klub asal London ini semakin dengan dengan Manchester City yang di saat yang sama secara mengejutkan dikalahkan oleh tamunya, Crystal Palace.

Chelsea yang lebih dominan di babak pertama hampir mencetak gol di menit awal pertandingan saat Schmeichel gagal menepis sontekan Willian yang mengarah ke gawangnya. Hanya keberuntungan yang membuat bola melintir di sisi gawang Leicester City.

Rapatnya pertahanan tim tamu menjadi masalah bagi anak-anak asuh Maurizio Sarri yang tidak bisa menemukan celah di depan gawang Leicester City. Perlu 30 menit bagi Chelsea untuk kembali mendapatkan peluang mencetak gol setelah Hazard berhasil merebut bola dari Maguire. Tetapi penyerang yang telah mencetak 8 gol Liga Inggris musim ini hanya bisa membuat bola menghantam mistar gawang.

Peluang Leicester City mencetak gol baru muncul di jelang akhir babak pertama. Setelah Ndidi mendapat bola liar, gelandang asal Nigeria ini mencoba keberuntungannya dengan sepakan keras dari jarak 20 meter. Kelincahan Keppa Arrizabalaga menepis bola mencegah Leicester City mencetak gol pertama pertandingan.

Sesaat kemudian, giliran Willian yang mendapat peluang mencetak gol bagi Chelsea. Setelah mendapat umpan terobosan, tendangan mendatar Willian mengarah ke tengah gawang. Schmeichel berhasil melakukan penyelamatan gemilang.

Tekanan Chelsea di babak kedua hampir membuat Leicester City kesulitan bernafas. Setiap kali pemain tim tamu menguasai bola, dua-tiga pemain Chelsea mengurungnya.
Strategi ini justru menjadi bumerang bagi Chelsea. Setelah Pereira berhasil mengirimkan bola ke Maddison, pemain asal Inggris ini mengoperkan bola ke Jamie Vardy yang berada di posisi bebas. Sepakan Vardy dari jarak dekat tidak lagi bisa dihentikan oleh Arrizabalaga. 1-0 untuk tim tamu.

Loftus-Cheek dam Giroud masuk menggantikan Kovacic dan Willian demi memperbaiki serangan Chelsea tapi kerja sama Vardy dan Maddison justru menjadi ancaman serius bagi tuan rumah yang kini kehilangan kendali di sisi tengah lapangan.

Chelsea mendapat peluang mencetak gol dari tendangan bebas setelah Maguire melakukan kesalahan. Hazard yang melakukan tendangan bebas mengarahkan bola ke depan gawang tapi bola bisa dibuang jauh oleh pertahanan Leicester City.

Memasuki 10 menit akhir pertandingan, Leicester City nyaris menambah gol bila Arrizabalaga tidak melakukan penyelamatan ganda. Setelah berhasil menepis tembakan Vardy, Arrizabalaga berjibaku mementahkan tembakan Albrighton.

Di menit-menit terakhir pertandingan, Chelsea gagal menyamakan kedudukan walaupun mendapatkan dua peluang emas. Sesaat setelah sundulan Rudiger hanya melebar sisi gawang, Alonso yang berhasil mendapat umpan di depan gawang, hanya bisa mengarahkan bola menhantam tiang gawang.

Kemenangan Leicester City atas Chelsea akan menjadi modal besar bagi juara Liga Inggris 2015-16 yang akan menjamu juara Liga Inggris musim lalu, Manchester City, pada boxing day. (ids)

CHELSEA: Arrizabalaga; Azpilicueta, Rudiger, Luiz, Alonso; Kante, Jorginho, Kovacic; Willian, Hazard, Pedro
SUBS: Caballero, Cahill, Zappacosta, Fabregas, Barkley, Loftus-Cheek, Giroud

EICESTER CITY: Schmeichel; Pereira, Morgan, Maguire, Chilwell; Choudhury, Mendy, Ndidi; Albrighton, Maddison, Vardy
SUBS: Ward, Fuchs, Evans, Iborra, Gray, Okazaki, Iheanacho