Thursday, 12 December 2019

Masjid Istiqlal Sediakan Parkir Bagi Jamaah Misa Gereja Katedral

Senin, 24 Desember 2018 — 19:06 WIB
Lingkungan Masjid Istiqlal yang dijadikan tenpat parkir kaum nasrani yang hendak melaksanakan Misa Malam Natal. (Yendhi)

Lingkungan Masjid Istiqlal yang dijadikan tenpat parkir kaum nasrani yang hendak melaksanakan Misa Malam Natal. (Yendhi)

JAKARTA –  Masjid Istiqlal menyediakan lahan untuk parkir bagi para jamaah yang hendak melaksanakan Misa Natal umat Nasrani di  Gereja Katedral Jakarta. Ini merupakan kebiaasan seperti tahun-tahun sebelumnya, karena kedua lokasi dua tempat ibadah yang berbeda agama itu kebetulan berdekatan.

“Seperti biasa Masjid Istiqlal menyediakan parkiran karena gereja Katedral tidak memiliki area parkir, karena harus menambah jumlah kursi di tenda,” kata Kepala Humas Gereja Katedral, Susyana Suwadie di Gereja Katedral, Senin (24/12/2018).

Selain di Masjid istiqlal, Susyana menyampaikan bahwa kantong parkir lainnya juga disediakan di kantor Pos Indonesia dan Sekolah Santa Ursula serta beberapa lokasi di sekitar Gereja Katedral.

Menurutnya, toleransi antar agama ini telah terjalin lama antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Ketika umat muslim melaksanakan shalat Ied di Masjid Istiqlal maka Gereja Katedral juga membuka pintu gerbang supaya halaman gereja bisa digunakan untuk lahan parkir umat muslim.

“Sudah berlangsung lebih dari 10 tahun, saya rasa dan memang kita karena letaknya berdampingan kita juga saling mendukung satu sama lain, seperti halnya kalau Idul Fitri contohnya di tahun lalu yang tepat jatuhnya di hari Minggu nah gereja (Katedral) juga mengubah jadwal Misa yang misalnya ada empat kali di pagi hari itu dikurangi,” ujar Susyana.

“Parkiran gereja pun kosong nah itu juga diberikan untuk dipakai oleh masjid Istiqlal entah itu untuk parkir atau menambah lokasi shalat seperti itu. Jadi disini kita saling mendukung satu sama lain,”  imbuhnya.

Susyana menyambut baik atas sikap toleransi yang timbul antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral karena bisa memberikan contoh keharmonisan. “Kita bersatu bersama walaupun kita berbeda dari segi keyakinan namun itu tidak menghalangi kita untuk bersatu padu,” kata dia.

Seperti diketahui, Gereja Katedral melaksanakan Misa Natal dua kali yakni Malam Natal yang dilaksanakan dalam tiga sesi Misa pukul 17.00, 20.00, dan 22.00 WIB sedangkan Misa saat Natal dalam empat sesi Misa yakni pukul 07.00, 09.00, 11.00, dan pukul 17.00 WIB. (Yendhi/win)