Sunday, 17 November 2019

Cerita Prabowo dan Mantan Panglima GAM: Dulu Ingin Saling Bunuh, Kini Jadi Sahabat

Rabu, 26 Desember 2018 — 16:50 WIB
Prabowo saat pidato di Aceh. (Foto ist)

Prabowo saat pidato di Aceh. (Foto ist)

ACEH – Ada kisah unik di balik persahabatan calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, dengan mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Muzakir Manaf.

Saat memimpin Kopassus dan menjadi Pangkostrad, Prabowo mengincar Muzakir Manaf. Hal itu dia lakukan karena tuntutan profesinya menjaga NKRI.

Sebaliknya, GAM khususnya Muzakir Manaf juga menginginkan menembak bahkan menculik Prabowo untuk dihabisi.

“Tidak ada orang membayangkan bagaimana Panglima GAM dan Panglima kostrad bisa jadi satu, saya juga tidak mengerti. Saya selalu cerita, saya bingung karena dulu beliau saya kejar-kejar, dan beliau pun selalu kejar-kejar saya. Begitu ketemu kita saling pelukan. Habis itu selesai,” ucap Prabowo saat berkunjung ke Aceh, Rabu (26/12/2018).

prabowo dan mualem

Prabowo saat bertemu Mualem di Aceh. (Foto ist)

Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem ini sekarang menjadi sahabat dekat Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. Bahkan, saat Mualem ingin bergabung dengan Gerindra, Prabowo menolak karena nanti jadi bawahannya di partai.

“Kemudian beliau katakan ingin bergabung dengan saya dan dengan Gerindra. Saya bilang Anda ini Mualem kalau masuk Gerindra nanti jadi bawahan saya, saya tidak mau, Anda ini harus jadi sahabat saya. Akhirnya karena beliau dengan tekad yang kuat terus menerus, saya terima beliau masuk dan Insya Alah kita bersama terus untuk indonesia yang adil dan makmur,” paparnya.

Namun di balik kisah sejarah dirinya dengan mantan Panglima GAM ini, Prabowo bisa mengambil pelajaran yang sangat berharga terkait persahabatan, meskipun dulunya bersebrangan bahkan bermusuhan.

“Di situ saya ambil hikmah bahwa kita semua saudara, bahwa kita bisa selesaikan masalah dengan keihlasan, kejernihan berfikir. Sehingga saya bersahabat dengan Mualem yang merupakan suatu keanehan,” tandas Prabowo. (cw6/yp)

Terbaru

Perampas motor ditangkap.(koesma)
Minggu, 17/11/2019 — 12:10 WIB
Rampas Motor IRT, Warga Lampura Ditangkap
Menaker Ida Fauziah usai menerima Courtesy Call Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Kim Chang-beom, di Kantor Kemnaker,(ist)
Minggu, 17/11/2019 — 11:40 WIB
Indonesia-Korea Terus Perkuat Perlindungan Bagi PMI
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih. (isst)
Minggu, 17/11/2019 — 10:30 WIB
Kemenperin Tekan Impor Bahan Baku Industri Kosmetik