Sunday, 20 October 2019

Disita 503 Butir Ekstasi dari Sindikat Narkoba Jaringan Lapas

Kamis, 3 Januari 2019 — 16:51 WIB
Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat, Kompol Joko Handono didampingi Kasubag Humas Polres Jakbar Kompol Purnomo menunjukkan barang hukti ekstasi dan shabu. (ilham)

Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat, Kompol Joko Handono didampingi Kasubag Humas Polres Jakbar Kompol Purnomo menunjukkan barang hukti ekstasi dan shabu. (ilham)

JAKARTA – Polsek Kembangan, Jakarta Barat membongkar sindikat narkoba jaringan lapas. Dari dua tersangka yang ditangkap polisi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat disita 503 butir pil ekatasi, dan 7 gram sabu, alat timbang, serta buku rekapan penjualan.

Tersangka, WN, 34 dan AM alias G, 31 hingga kini masih diperiksa polisi. Dari keterangan, AM mengakui sudah tiga tahun mengedarkan ekstasi. Ia mendapatkan suplai ekstasi dari narapidana di Lapas Cipinang berinsial AL.

“AL mengirim narkotika kepada AM melalui kurir. AM sendiri tidak mengetahui identitas dari kurir tersebut,” kata Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat, Kompol Joko Handono, Kamis (3/1/2019).

Joko menjelaskan sekali mendapatkan barang, AL memesan 600 butir. Ekstasi itu rencananya d jual AM seharga Rp 400 ribu perbutir.

Terungkapnya kasua peredaran narkoba ini ketika anggota Polsek Kembangan mengamankan WN di Jalan Kayu Besar, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat pada Sabtu (29/12). Dari situ polisi kemudian mengembangkan dan mengamankan AM.

Saat polisi mengamankan WN, polisi menemukan empat butir pil ekstasi yang diselipkan di bagian bawah tv, dan sabu seberat 0,58 gram yang disimpan di busa tempat tidur. “WN mengaku menjual narkoba dan mendapat barang tersebut dari tersangka AM,” ucap Joko.

Setelah mengintograsi WN, pihaknya kemudian mengamankan AM yang masih di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Dari situ polisi menyita 500 butir pil ekstasi dan satu paket sabu seberat 6,42 gram. “Narkoba tersebut disimpan di dalam berangkas. Pengakuannya, untuk diedarkan saat malam pergantian tahun,” jelasnya.

Dari keterangan tersangka WN, Lanjutnya, tersangka mengedarkan narkoba tergiur atas ajakan rekannya yang berada di dalam Lapas Cipinang yang berinisial Al dengan berkomunikasi melalui HP.

“WN juga pernah menjalani hukuman di Lapas Salemba tahun 2017 dengan kasus serupa,” Lanjutnya.

Atas perbuatannya keduanya terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun sesuai dengan pasal 114 ayat 1 subsider 122 ayat 1, Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (ilham/b)

Terbaru

Posko Pengaduan Masyarakat (PPM) Kelurahan Glodok.
Senin, 21/10/2019 — 1:44 WIB
PPM Glodok Sepi Pengaduan Warga
Marcus Rashford merayakan gol yang dicetaknya untuk Manchester United. (reuters)
Senin, 21/10/2019 — 0:40 WIB
Diimbangi MU, Liverpool Tak Lagi Menangan
Peresmian bank sampah di RW 04 Rawa Bunga, Jatinegara. (ifand)
Minggu, 20/10/2019 — 23:58 WIB
Kelurahan Rawa Bunga kini Miliki 20 Bank Sampah