Friday, 06 December 2019

Pembahasan Regulasi Ojek Online akan Dimulai Selasa Depan

Minggu, 6 Januari 2019 — 16:35 WIB
Chief Public Policy and Government Relations Gojek Shinto Nugroho (kanan), Menteri Perhubungan Budi Karya, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Kepala BPTJ Bambang Prihartono (kiri), di AEON Mall Cakung, Jakarta Timur, Minggu (6/1/2019).(cw2)

Chief Public Policy and Government Relations Gojek Shinto Nugroho (kanan), Menteri Perhubungan Budi Karya, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Kepala BPTJ Bambang Prihartono (kiri), di AEON Mall Cakung, Jakarta Timur, Minggu (6/1/2019).(cw2)

JAKARTA – Kementrian Perhubungan akan melakukan pertemuan dengan aplikator ojek online dan aliansi pengemudi ojek online, terkait regulasi aturan bagi ojek online, pada Selasa (8/1/2019).

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, pihaknya menyiaplan diskresi guna mengatur regulasi bagi ojek online. Mengingat ojek online semakin berkembang dan menjadi salah satu profesi di Indonesia.

Selain itu, regulasi yang mengatur terkait ojek online pun belum ada, sementara para pengemudi ojek online mengeluhkan hal tersebut dan menganggap Pemerintah tidak memberikan perlindungan terhadap pekerjaan mereka.

Terdapat tiga poin penting yang nantinya menjadi landasan dari regulasi tersebut. Pertama terkait tarif ojek online, kedua permasalahan suspend, dan ketiga terkait perlindungan keamanan dan keselamatan para pengemudi ojek online.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi pun mengungkapkan kalau regulasi ini akan segera disiapkan. Agar regulasi ini sesuai dengan berbagai pihak, maka pihak aplikator dan perwakilan pengemudi ojek online pun akan dihadirkan pada Selasa mendatang.

“Persoalannya, kalau saya yang susun, ‘Wah itu kan versi Pemerintah’. Rekan-rekan mau ga diminta sama saya untuk bergabung menyusun bareng bareng regulasi itu? Kalau siap, hari Selasa nanti, saya akan mengundang 97 aliansi ojek online yang ada di Jakarta untuk menunjuk perwakilan, supaya regulasi akan merespon, maunya rekan-rekan seperti apa,” ujar Budi Setiyadi, di AEON Mall Cakung, Jakarta Timur, Minggu (6/1/2019).

“Jadi Pemerintah tidak serta merta membuat aturan untuk rekan rekan (ojek online). Tapi intinya saya akan meminta masukan baiknya seperti apa,” imbuhnya.

Sementara itu, Menhub Budi Karya menegaskan kalau dirinya telah melaporkan perihal diskresi ini kepada Presiden RI Joko Widodo.

“Dengan diskresi saya sudah memutuskan, saya sudah lapor ke Presiden, kita akan memberikan satu peraturan menteri berkaitan dengan ojek online ini,” jelasnya.

Ia pun berharap dalam kurun waltu 30 hari, regulasi ini sudah dapat dirampungkan. “Saya berharap kurang dari satu bulan,” tandas Menteri Perhubungan ini. (cw2/tri)