Monday, 18 November 2019

KPK Panggil Pejabat Kemenpora Terkait Kasus Suap Hibah KONI

Selasa, 15 Januari 2019 — 13:51 WIB
KPK-yendhi

JAKARTA –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Plt Asisten Deputi IV Organisasi Prestasi Kemenpora, Arsani. Ia akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pencairan dana hibah ke KONI.

“Yang bersangkutan kami periksa sebagai saksi untuk tersangka EFH (Sekjen KONI, Ending Fuad Hamidy),” ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa (15/1/2019).

Sebelumnya, KPK menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan suap pencairan dana hibah ke KONI. Mereka selaku pemberi Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI Johny E Awuy.

Sementara itu, selaku penerima  adalah  Deputi IV Kemepora Mulyana, Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora Adhi Purnomo, Staf Kemenpora Eko Triyanto.

Uang Rp 100 juta tersebut atas nama Johny E Awuy namun dalam penguasaan Mulyana. Sedangkan mobil Chevrolet Captiva merupakan milik Eko Triyanto.

Dalam kasus ini, diduga ada kesepakatan antara Kemenpora dan KONI untuk mengalokasikan fee sebesar 19,13 persen dari total dana hibah Rp 17,9 miliar, yaitu sejumlah Rp 3,4 miliar.

KPK sendiri sudah melakukan pengembangan dengan menggeledah sejumlah ruangan, mulai dari ruangan Imam Nahrawi hingga Sekjen KONI. (cw6/tri)