Thursday, 17 October 2019

Narkoba Diselundupkan dalam Kemasan Teri Medan

Jumat, 18 Januari 2019 — 20:21 WIB
narkoba kemasan abon lele

JAKARTA – Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar penyelundupan narkoba dalam kemasan abon lele dan teri Medan. Dari jaringan Banjarmasin-Jakarta itu, polisi menyita sabu 6,5 kg, ekstasi 57.578 butir dan ganja sebanyak 15,19 gram.

Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menyita barang bukti narkoba tersebut dari 11 tersangka di empat lokasi berbeda di kawasan Tapos, Kota Depok, Ciriung Cibinong, Bogor, Apartemen Green Pramuka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat dan counter delivery di kawasan Mangga Besar Jakarta Barat.

Ke-11 tersangka adalah, HAR, FIR, AH, GZ, NR, AR, AW, ZN, TON, FM dan YAH ditangkap pada Jumat (18/1). “Kasus ini masih dilakukan pengembangan, mengejar jaringan para tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jata, Kombes Argo Yuwono, Jumat (18/1/2019).

Dari hasil pemeriksaan narkoba yang ditemukan tersebut ada tiga jenis, yaitu sabu, ekstasi dan Yaba. “Yaba ini jaringan baru. Selama lima tahun narkoba jenis ini belum pernah tertangkap lagi. Baru kali ini lagi,” ujar Argo.

Sementara Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menambahkan narkoba jenis Yaba ini adalah narkotika berbentuk pil tapi mengandung kandungan shabu.

“Yaba ini ineks tapi kandungannya shabu. Bentuknya sedikit beda sama ineks. Bentuknya lebih tipis dari ekstasi. Tapi kalau ekstasi kandungannya amphetamine. Yaba ini kandungannya metaphetamine,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, tiga jenis narkoba yang diselundupkan jaringan ini dikirim dalam kemasan berbeda. “Yang yaba, 20 ribu butir itu dikirim dalam kemasan teri medan. Sedangkan sabu dan Inex dalam kemasan abon lele,” ucapnya.

Selain narkoba polisi juga menyita, timbangan elektrik narkoba, dua HP, empat buku tabungan hingga mobil City abu-abu B 1224 WEP.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati. (ilham/yp)