Friday, 13 December 2019

Lemkapi Nilai Penunjukan Idham Azis dan Gatot Eddy Tepat

Rabu, 23 Januari 2019 — 9:56 WIB
Irjen Gatot Edi Pramono. (ist)

Irjen Gatot Edi Pramono. (ist)

JAKARTA – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menilai penunjukan Irjen Idham Azis sebagai Kabareskrim dan Irjen Gatot Eddy Pramono sebagai Kapolda Metro Jaya sangat tepat.

“Kami berpandangan Kapolri appropriately appoint people (menunjuk orang dengan tepat),” ungkap Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan, di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Menurut mantan anggota Kompolnas ini,  Idham adalah sosok reserse tulen dan Gatot Eddy Pramono sangat lama bertugas di Polda Metro Jaya. Doktor ilmu hukum ini menambahkan, selama menjadi Kapolda Metro Jaya, Idham memiliki segudang prestasi. Selain itu, sukses mengamankan berbagai kegiatan pengamanan tingkat nasional dan internasional di Jakarta.

Idham juga cukup mapan dalam menangani berbagai penanganan kasus yang banyak disorot masyarakat. Bahkan Idham saat ini dipercaya Kapolri sebagai Ketua Tim Gabungan Polri dan KPK dalam kasus Novel.

“Dengan menunjuk Idham sebagai Kabareskrim, kekuatannya semakin full dan kita doakan segera  ungkap kasus Novel,” ungkap staf pengajar Ilmu Hukum Universitas Suryadarma Jakarta ini.

(BacaMutasi, Irjen Idham Aziz Jadi Kabareskrim Polri)

Untuk Gatot Eddy Pramono, menurut catatan Lemkapi,  Gatot adalah jebolan Akpol tahun 1988 dan bergelar Doktor dari UI. Di kalangan  temannya, Gatot dikenal sangat cerdas. Gatot pernah menjabat Kapolres Jakarta Selatan, Kapolres Depok dan Direktur Krimum Polda Metro Jaya.

Dia sempat dipercaya Kapolri menjabat Ketua Satgas Nusantara dan Asrena Polri. “Pak Gatot sangat paham soal situasi Jakarta.” tambah pakar hukum dan kepolisian ini. (tiyo/ys)