Monday, 18 November 2019

Kejari Minta Penahanan Ahmad Dhani Dipindah ke Surabaya

Selasa, 29 Januari 2019 — 22:14 WIB
Ahmad Dhani di Ruang Sidang Utama PN Jakarta Selatan. (dok/cw2)

Ahmad Dhani di Ruang Sidang Utama PN Jakarta Selatan. (dok/cw2)

JAKARTA – Baru saja Ahmad Dhani dijebloskan ke tahanan LP Cipinang, ada permintaan agar penahannya dipindah ke Surabaya. Permintaan itu berasal dari Kejaksaan Negeri Surabaya, dengan alasan karena Ahmad Dhani juga sedang menjalani peradilan di Surabaya, yakni dalam kasus ‘vlog idiot’.

“Sesuai prosedur normatif, tim jaksa Surabaya akan berkoordinasi dengan jaksa Jakarta Selatan sebagai eksekutor Ahmad Dhani untuk memindahkannya ke Surabaya selama masa peradilan di Surabaya,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Richard Marpaung, Senin (29/1/2019).

Sejauh ini,  tim jaksa belum menerima jadwal sidang Ahmad Dhani dari Pengadilan Negeri Surabaya. “Jika ada surat penetapan dari pengadilan, maka proses pemindahan penahanan Ahmad Dhani segera dilakukan,” jelasnya.

Ahmad Dhani diketahui juga  berperkara di Surabaya, yakni dugaan pencemaran nama baik melalui vlog miliknya di media sosial. Pada Oktober 2018 lalu, caleg Partai Gerindra itu ditetapkan tersangka oleh Polda Jawa Timur.

Dhani  dilaporkan Koalisi Bela NKRI karena dalam vlog itu menyebut kelompok penolak deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya pada 26 Agustus lalu dengan kata-kata “idiot”. Kata-kata idiot oleh Ahmad Dhani diucapkan saat nge-vlog di lobi Hotel Majapahit, Surabaya.

Ada pun video tersebut viral melalui akun Instagram Ahmad Dhani. Saat itu, dia tertahan di hotel karena massa penolak deklarasi 2019 Ganti Presiden menggelar aksi di depan hotel.

Saat itu, Dhani tidak bisa bergabung dengan kelompok pendeklarasi 2019 Ganti Presiden di sekitaran Monumen Tugu Pahlawan Surabaya.  (*/win)

Terbaru

Senin, 18/11/2019 — 7:20 WIB
Jangan Tipu Diri