Tuesday, 12 November 2019

Ini Alasan Tersangka Penganiaya Tiga Petugas Jumantik di Jagakarsa, Lenteng Agung

Minggu, 3 Februari 2019 — 10:33 WIB
Salah seorang jumantik yang babak belur dianiaya saat menjalankan tugasnya.  (wandi/dok)

Salah seorang jumantik yang babak belur dianiaya saat menjalankan tugasnya. (wandi/dok)

JAKARTA – Tersangka yang memukul tiga petugas jumantik  di Jalan H. Ali Rt08/05 Kel. Jagakarsa, Jakarta selatanmengaku reflek karena tidak ingin rumahnya difogging.

“Motifny reflek ya karena dia tersangka sempat tidak ingin difogging. Tersangka itu menumpang sama saudaranya dan privasi tertutup,” kata Kanit Reskrim Polsek Jagakarsa Iptu Sigit, ketika ditanya motif pemukulan yang dilakukan  tersangka Marwan Sangaji (39), memukul Felicia (38), Jayanti (38), dan Nur Azizah (40), pada Minggu (3/2/2019).

Ia juga menambahkan tersangka saat memukul petugas jumantik tersebut  tidak dalam kondisi mabuk maupun menggunakan narkoba.

“Tidak ada pengaruh apapun. Memang tersangka orangnya agak tertutup untuk privasi sehingga ia saat mau dijentik nyamuk oleh korban merasa tersinggung lalu menganiaya,” paparnya.

Sebelumnya Tiga Emak-emak PKK Kelurahan Lenteng Agung meminta izin memeriksa jentik nyamuk. Tapi penunggu rumah malah menolak dan menganiaya mereka hingga babak belur, Jumat (1/2/2019).

Tersangka kini ditahan Polsek Jagakarsa dan dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. (adji/tri)

 

Terbaru

Lurah Tanah Tinggi, Imran disaksikan Kasatpel Dukcapil Kelurahan Tanah Tinggi, Imron Sumadi dan pejabat lainnya tengah menyerahkan KIA kepada seorang anak. (ist)
Selasa, 12/11/2019 — 14:50 WIB
Layanan Dukcapil di RPTRA Diminati Warga
Direktur  Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan.(ist)
Selasa, 12/11/2019 — 14:12 WIB
Peringatan 1 Desember West Papua
Polri Kedepankan Dialog, Lemkapi: Sangat Arif dan Memberikan Kenyamanan