Wednesday, 23 October 2019

Caleg Mesum Terbongkar Setelah Dilacak Pakai GPS

Jumat, 15 Februari 2019 — 7:19 WIB
15-DIA-FEB-19

TEKNOLOGI  makin canggih,  perselingkuhan Caleg Widodo, 40, pun terbongkar. Ini semua berkat kejelian Samino, warga Yogyakarta, atas kelakuan istrinya yang macem-macem. Dilacak pakai GPS, ketahuanlah Martini, 35, sedang ngamar dengan  Widodo di kamar kos-kosan. Tamatlah karier semuanya!

Berkat kemajuan teknologi, semunya bisa dikerjakan dengan mudah. Tahun 1970-an, foto berwarna seminggu baru jadi, karena dikerjakan di Jakarta, baru dikirim ke daerah pembuat. Sekarang itungan detik, foto bisa dilihat hasilnya. Bahkan telepon-teleponan pakai gambar (video-call), sekarang juga hal biasa. Tapi awas, alat yang namanya GPS (Global Positioning System) juga bisa melacak orang bawa-bawa bini orang!

Rumahtangga Samino – Martini memang sedang berada di ujung tanduk. Biasa, gara-gara faktor ekonomi, suami istri menyalahkan pengelolaan anggaran. Samino merasa cukup memberikan belanja bulanan. Tapi Martini merasakan juga, dana yang dialokasikan untuknya tak sesuai dengan kebutuhan.

Dia sudah mencoba minta tambahan lewat anggaran perubahan, tapi selalu ditolak. Soalnya Samino menduga, kebocoran anggaran terjadi gara-gara dialokasikan tidak tepat, untuk diberikan kepada keluarga istrinya.

Jika Bupati dan DPRD bisa debat berjam-jam di persidangan. Itu baru selesai ketika DPRD-nya dikepelin barang berapa juta seorang. Tapi untuk rumahtangga, siapa yang mau dikepelin? Justru Samino ngacungi kepel ke istrinya, siap memukul. Untung dilerai tetangga, sehingga keributan suami istri itu tak mencapai klimaks.

Tapi sejak itu meski se-rumah Samino – Martini tak lagi akur, bahkan ada opsi untuk bercerai. Mereka sudah mengurus dirinya masing-masing, tidur juga sendiri-sendiri, istilah lazimnya: pisah ranjang. Di kamar masing-masing, keduanya sama-sama bengong, tak ada lagi kegiatan yang signifikan.

Tapi sebengong-bengongnya Martini, dia punya kesibukan main WA lewat HP androidnya. Nah, dari sinilah dia kemudian punya kenalan baru, namanya Widodo, yang kebetulan juga seorang Caleg partai baru, berasal dari Bantul. Nah, sejak itu hubungan lewat dunia maya antara Sleman – Bantul semakin efektif.

Martini memang cukup cantik. Seperti minuman martini yang memabokkan, Caleg Widodo juga mabok jadinya berkencan ria dengan bini Samino. Meski tahu bini orang masih disikat juga. Sebagai Caleg mungkin dia beralasan, nanti di DPRD bisa dibikin Perda bahwa bawa bini orang boleh-boleh saja!

Lama-lama perselingkuhan Martini dengan Caleg tercium oleh Samino. Ketika beberapa hari tak pulang, Samino mencoba melacaknya lewat GPS yang dimiliki istrinya. Dari situ terlacak bahwa Martini berada di rumah kos-kosan. “Wah, jangan-jangan di situ bojoku ngedu manuk,” keluh Samino.

Dia segera lapor polisi minta didampingi saat penggerebekan. Ternyata benar! Saat dibawa ke polsek keduanya mengaku sudah lama pacaran bahkan sudah berhubungan layaknya suami istri. Pihak DPD-nya partai kaget juga dengan kelakuan kadernya. “Nanti kalau terpilih, pasti di PAW dia….” Kata sang pengurus.

Caleg kan minta dicoblos, ini malah nyoblos duluan! (Gunarso TS)