Wednesday, 16 October 2019

Ma’ruf Amin Sebut Tiga ‘Kartu Sakti’ Indonesia Maju

Selasa, 26 Februari 2019 — 13:02 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. (ist)

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. (ist)

KUNINGAN –  Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menyebut tiga kartu sakti baru yang disampaikan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) saat konvensi rakyat pada Minggu (24/2/2019) lalu merupakan kelengkapan dari sejumlah kartu yang telah dijalankan selama ini oleh Pemerintahan Jokowi-JK.

“Saya kira itu merupakan kelengkapan ya, dari kartu kartu sebelumnya, nah kenapa itu tidak disekaliguskan, tentu karena kan harus bertahap. Pelaksanaannya tidak mudah untuk bagaimana mengaplikasikan program-program itu secara tepat,” ucap di sela kunjungan politik di Kuningan, Jawa Barat, Selasa (26/2/2019).

Dia menjelaskan program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Program Keluarga Harapan (PKH) dianggap hampir sempurna baru ditambah lagi dengan kartu baru.

“Ini semua di dalam rangka cita-cita kita ingin membuat Indonesia maju. Indonesia maju itu kan tergantung kuncinya pada manusia. Manusia Indonesia yang sehat, kemudian cerdas kemudian juga produktif dan berakhlak mulia. Karena itu kita bisa membangun melindungi jiwanya dan badannya masyarakat indonesia ini sepanjang hayatnya dari mulai di dalam kandungan jadi bukan mulai dari lahir, mulai kandungan sampai ke liang lahat,” papar dia.

Lebih lanjut Ketua Umum MUI itu mengatakan  anggaran tidak menjadi masalah demi mewujudkan program itu. Menurutnya pemerintah saat ini sudah punya pengalaman dalam menjalankan program itu dan tantangan yang dihadapi saat menjalankan program tersebut.

Sebelumnya, dalam pidato di acara konvensi rakyat, Jokowi berjanji mengeluarkan program berupa kartu-kartu. Ketiga program tersebut yakni Kartu Sembako, Kartu Indonesia Pintar Kuliah, dan Kartu Pra Kerja. (ikbal/tri)