Tuesday, 22 October 2019

Demokrat Tidak Tahu Andi Arief Pengguna Obat-obatan

Senin, 4 Maret 2019 — 15:47 WIB
Andi Arief  di Polda Metro Jaya.(ist)

Andi Arief di Polda Metro Jaya.(ist)

JAKARTA – Partai Demokrat masih menelusuri terkait penangkapan Andi Arief yang ditangkap oleh Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri atas dugaaan penyalahgunaan narkotika.

“Belum tahu pastinya, ini sedang menelusuri dan Andi Arief juga belum bisa dihubungi,” kata Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean saat dikonfirmasi, Senin (4/3/2019).

Kendati demikian, Ferdinand mengaku selama ini tidak mengetahui Andi Arief adalah penikmat barang haram tersebut. “Tetapi yang saya tahu selama ini Bang Andi tidak pernah makai obat-obatan begitu. Saya lagi menelusuri dulu, mau ke Polda ini,” ucapnya.

(Baca: Ditangkap, Andi Arief Bersama Wanita di Hotel)

Sebelumnya, Kepala Reserse Kriminal Polri Komjen Idham Azis membenarkan terkait penangkapan Andi Arief. “Iya (penangkapan Andi Arief),” kata Idham kepada poskotanews hari ini.

Kandati demikian, Idham masih enggan membeberkan secara rinci kronologi penangkapan politisi Partai Demokrat yang sering mengeluarkan pernyataan kontroversial tersebut.

Andi Arief ditangkap di hotel bersama seorang wanita. Polisi menyita barang bukti di antaranya alat hisap sabu dan korek api. (yendhi/yp)

Terbaru

Satpol PP Kecamatan Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Inbox
	x
Rachmi Siregar
	
Attachments7:39 PM (3 hours ago)
	
	
to harianposkota, me
TAMBORA (Pos Kota) - Jajaran Satpol Pamong Praja (PP) Kecamatan Tambora, Jakarta Barat sejak dua bulan terakhir menggenjot patroli wilayah dengan bersepeda.

"Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Jakarta Barat, kami mentradisikan bike for work (sepeda untuk bekerja)," kata Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro saat pantauan wilayah bersama tim, Selasa (22/10/2019).

Selain mengoptimalkan monitoring wilayah lanjut Ivand, dengan bersepeda bertujuan memperbaiki kualitas udara di Jakarta. Termasuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang sebagian besar disebabkan dari maraknya penggunaan kendaraan pribadi.

Menurut Ivand, patroli bersepeda dilaksanakan rutin setiap hari kecuali Sabtu. Di mulai dari pukul 08.00-11.00 WIB. Sedangkan, patroli sore mulai pukul 14.00-16.00 WIB. Sementara anggota satpol PP yang berpatroli berjumlah 4-6 personil. 

Patroli bersepeda difokuskan pada sterilisasi pedestrian atau trotoar jalan yang dipakai untuk berdagang. "Target kami adalah sterilisasi trotoar dari pedagang kaki lima, parkir liar, dan penempatan barang dagangan pemilik toko dan ruko," terangnya.

Saat tengah patroli bersepeda di ruas Jalan Tubagus Angke dan Jalan Prof. Latumenten, petugas gabungan satpol PP dan Satpel Sudin Perhubungan Kecamatan Tambora menderek satu mobil yang diparkir di bahu jalan. Serta mencabut pentil satu mobil lainnya, menghalau tujuh pedagang kaki-5 dan memberi sosialisasi kepada pedagang agar tidak berjualan di trotoar. (Rachmi)

Teks foto:
Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro bersama jajaran berpatroli ke wilayah dengan bersepeda. (Rachmi)
Rabu, 23/10/2019 — 2:25 WIB
Satpol PP Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Juru bicara KPK, Febri Diansyah.  (julian)
Selasa, 22/10/2019 — 22:31 WIB
KPK akan Hadapi Gugatan Praperadilan Imam Nahrowi
Arminsyah,  Wakil Jaksa Agung yang ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung.
Selasa, 22/10/2019 — 21:01 WIB
Jokowi Tunjuk Arminsyah Jadi Plt Jaksa Agung