Wednesday, 23 October 2019

Tri: Pendidikan SMA Diharapksn Bisa Digratiskan

Sabtu, 9 Maret 2019 — 8:46 WIB
Tri Adhianto (kedua dari kiri) saat acara subuh di Masjid Agung Albarkah. (chotim)

Tri Adhianto (kedua dari kiri) saat acara subuh di Masjid Agung Albarkah. (chotim)

BEKASI – Pemkot Bekasi tetap mendorong agar Provinsi Jawa Barat, membantu pendidikan di Kota Bekasi. “Kami sudah menyampaikan saat ketemu Pak Gubernur,” kata Tri Adhianto, Wakil Wali kota Bekasi, Sabtu (9/3/2019).

Disebutkan, belum lama ini saat acara coffee morning dengan semua daerah bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil digelar, hal itu disampaikan lagi. Ini nenunjukkan niat serius Kota Bekasi agar diberikan bantuan untuk menggratiskan biaya pendidikan tingkat SLTA di Kota Bekasi.

“Di saat daerah lain mengajukan bantuan untuk pembangunan stadion, kita mengajukan agar SMA gratis,” katanya.

Demikian disampaikan Wakil Wali kota saat sambutan dalam acara Subuh Gabungan di Masjid Agung Albarkah. Hadir dalam kesempatan itu Wali kota Bekasi Rahmat Effendi, jajaran Tiga Pilar, para pejabat, camat dan lurah se-Kota Bekasi. Acara subuh menandai peringatan Hari Jadi ke 22 Kota Bekasi.

Informasi dikumpulkan, pendidikan tingkat SLTA di Kota Bekasi diambil wewenang oleh provinsi. Pengalihan kewenangan ini menjadikan kebijakan anggaran juga berubah. Pemkot Bekasi tidak bisa lagi menyalurkan anggaran ke SMA, termasuk membantu biaya pendidikan.

Kebijakan ini berdampak pendidikan tingkat SMA tidak bisa digratiskan oleh Pemkot Bekasi, sama seperti di tingkat SLTP.

“Kita berharap agar pendidikan tingkat SLTA juga gratis guna mendukung program wajib belajar 12 tahun,” katanya. (chotim/mb)