Thursday, 05 December 2019

Ingin Segera Rampungkan Batas Tarif Ojek Online, Kemenhub ke DPR

Senin, 11 Maret 2019 — 18:46 WIB
Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat

Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat

JAKARTA – Soal tarif ojek online, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan bahwa, pihaknya akan berkonsultasi dengan wakil rakyat, dalam hal ini Komisi V DPR RI. Pihaknya akan mengkonfirmasi tarifnya seperti apa, dan berapa angka batas tarif ojek online tersebut.

“Untuk sementara ini kita belum confirm betul tarif seperti apa. Kemudian berapa sih angkanya. Kita masih meminta masukan, makanya kita konsultasi kepada komisi V DPR,” kata Budi  di Jakarta, Senin (11/3/2019).

Namun, ia menegaskan bahwa untuk tarif ojek online ini sesegera mungkin bisa diselesaikan. Menurutnya, sekitar tiga minggu ke depan, bisa diselesaikan, setelah mendengarkan masukan dari Komisi Perhubungan DPR.

Ia menyatakan, terkait tarif dan angkanya, sejauh ini Komisi V meminta agar kepentingan konsumen diperhatikan. “Kalau Komisi V meminta agar kepentingan kondumen dilindungi. Makanya nanti kita konsultasikan kembali, soal batas atas itu. Ya kita minta pandangan rakyat, dalam hal ini wakil rakyat di Komisi V,” ujar Dirjen Hubdar Budi Setiyadi.

Soal batas tarif itu, menurut Budi mengatakan, untuk perhitungan dan  penentuannya, melihat dua komponen utama, yakni biaya langsung dan tak langsung.

Ditegaskannya, hal tersebut diketahui melalui kesepakatan dengan pihak aplikator, sedangkan pemerintah hanya bisa menentukan biaya langsung. Menyangkut tarif batas atas batas bawah, menurut dia, Kemenhub telah melakukan diskusi dengan beberapa pihak untuk menentukan aturan (regulassi), yang tentunya kepentingan konsumen selalu diperhatikan.

“Ya, kalau regulasi itu kan gunanya supaya kalau nanti begitu jalan kita harapkan tidak terjadi  penolakan-penolakan,” ujarnya sembari menyatakan, pihaknya minta pandangan sisi hukum dengan berkonsultasi dengan MA. (*/win)