Monday, 14 October 2019

Saksi Ahli Sebut Ucapan “Idiot” Ahmad Dhani Menghina

Selasa, 12 Maret 2019 — 15:05 WIB
Ahmad Dhani dalam sidang lanjutan kasus ujaran kebencian.(ikbal)

Ahmad Dhani dalam sidang lanjutan kasus ujaran kebencian.(ikbal)

SURABAYA – Sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik yang menyeret Ahmad Dhani sebagai tersangka, digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (12/3/2019).

Pada sidang kali ini, staf pengajar Bahasa Indonesia Universitas Negeri Surabaya, Andi Yulianto, dihadirkan sebagai  saksi ahli. Andi diminta menganalisa kata-kata ‘idiot’ yang diucapkan Ahmad Dhani mengandung unsur penghinaan atau tidak.

Menurut Andi, kata idiot ialah taraf berfikir paling rendah seseorang.  “Ada unsur penghinaan dari ucapan terdakwa,” ujarnya.

Andi juga menganalisa gerakan tubuh Ahmad Dhani saat mengucapkan kata ‘idiot’. Meski tidak menunjuk langsung kepada siapa kata ‘idiot’ itu ditujukan, namun, menurut Andi, bahasa tubuh Dhani menunjukkan bahwa ucapan itu ditujukan kepada para pendemo di luar hotel.

Sementara itu, kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian, mengatakan tidak puas dengan keterangan saksi ahli. Menurutnya, Andi Yulianto bukan ahli di bidang forensik linguistik yang berkaitan dengan kasus hukum.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani mengucapkan kata ‘idiot’ saat didemo ratusan massa di Hotel Majapahit, Surabaya, 26 Agustus 2018. Dhani kala itu berada di Surabaya untuk menghadiri deklarasi Relawan #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan. (*/mb)