Monday, 21 October 2019

Jokowi: Pengintegrasian Transportasi di Ibukota Tak Bisa Ditunda

Selasa, 19 Maret 2019 — 21:15 WIB
Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla saat memimpin rapat terbatas (ist)

Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla saat memimpin rapat terbatas (ist)

JAKARTA  – Presiden Jokowi mengatakan, pengintegrasian sistem transportasi di Ibukota merupakan hal yang harus dijadikan prioritas dan tidak bisa ditunda lagi.

Menurutnya, kemacetan yang terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sudah menimbulkan kerugian yang sangat besar.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutannya saat menggelar rapat terbatas mengenai pengelolaan transportasi Jabodetabek, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (19/3).

“Bukan bertahun, tapi sudah berpuluh tahun. Seperti yang pernah saya sampaikan, studi Bappenas ditemukan angka kerugian Rp65 triliun karena kemacetan di Jabodetabek setiap tahunnya. Bahkan Pak Wapres dan Gubernur menyampaikan angka sampai Rp100 triliun,” tuturnya.

Menurut Kepala Negara,  angka kerugian tersebut dirasa sudah sangat besar. Kepala Negara mengatakan, sudah saatnya bagi seluruh pihak untuk melakukan penataan.

“Tidak ada lagi yang namanya ego sektoral, ego kementerian, dan ego daerah. Saya kira semuanya yang ada adalah kepentingan nasional,” ucap Jokowi.

Presiden juga menegaskan pembangunan moda transportasi massal yang saat ini sedang digalakkan diminta untuk saling terintegrasi antara satu dengan lainnya.

Pembangunan tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan berbasis “transit oriented development” yang mengintegrasikan sistem transit transportasi dan tata guna lahan untuk mengurangi mobilitas penduduk dan penggunaan kendaraan pribadi.

“Saya meyakini bahwa langkah-langkah tersebut akan sangat mengurangi kemacetan yang ada di Jabodetabek dan kita harapkan dengan selesainya MRT dan LRT serta yang lainnya kita akan mendapatkan sebuah layanan transportasi massal yang aman, nyaman, dan yang lebih baik,” tandasnya. (johara/win)

Terbaru

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. (firda)
Senin, 21/10/2019 — 11:30 WIB
Polisi Terjunkan 1500 Personel Kawal Demo Mahasiswa
Mahfud MD.
Senin, 21/10/2019 — 11:13 WIB
Banyak Bicara Hukum & HAM
Belum Tau Jadi Menteri Apa, Mahfud: Saya Diminta Membantu Beliau
istana negara
Senin, 21/10/2019 — 10:38 WIB
Ada Mahfud MD dan Nadiem Makarim
Sejumlah Calon Menteri Dipanggil ke Istana Negara