Monday, 21 October 2019

KPK Sita Ratusan Ribu Amplop dari Anggota DPR, Dahnil Anzar: Diduga Ada “Cap Jempol”

Jumat, 29 Maret 2019 — 13:03 WIB
Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. (ikbal)

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. (ikbal)

JAKARTA – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan dugaan adanya ‘cap jempol’ dalam 400 ribu amplop milik anggota DPR Bowo Sidik Pangarso yang tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Melalui akun Twitternya, @Dahnilanzar, dia menuliskan amplop tersebut memiliki kode yang mengarah kepada calon presiden tertentu. Dahnil juga mempertanyakan mengapa KPK tidak membuka amplop-amplop tersebut dalam gelar barang bukti.

“Saya apresiasi OTT terhadap politisi Golkar,  tapi bu Basaria @KPK_RI kenapa tidak dibuka dan tunjukkan 400 ribu amplop-amplop yang berisi uang 20 ribuan dan 50 ribuan yang diduga ada cap jempolnya itu?” tulis Dahnil, Jumat (29/3/2019).

“Kebiasaan @KPK_RI ketika konpres membuka barang bukti. Kenapa Bu Basaria melarang membuka barang bukti termasuk 400 ribu amplop-amplop yang sudah ada kode-kode capres tertentu tersebut. Publik perlu tahu,” tulisnya lagi.

Diketahui anggota DPR RI asal Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus suap. KPK menyita barang bukti dari Bowo berupa uang Rp8 miliar yang sudah dipecah dalam nomilai Rp50.000 dan Rp20.000 dalam amplop. Amplop-amplop tersebut ditempatkan dalam 84 buah kardus.

KPK menduga amplop-amplop tersebut akan digunakan dalam ‘serangan fajar’. Diketahui, Bowo merupakan calon anggota legislatif asal Partai Golkar pada daerah pemilihan Jawa Tengah II. (ikbal/mb)

 

 

 

Terbaru

Ilustrasi
Senin, 21/10/2019 — 9:24 WIB
Korsleting Listrik, Kantor Berlantai Dua Terbakar
Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan.  (wandi)
Senin, 21/10/2019 — 8:55 WIB
Soal Panti Pijat Plus-Plus, Satpol PP Siap Sidak
Ilustrasi
Senin, 21/10/2019 — 8:45 WIB
Putus Sudah Urat Malunya
Joko Widodo mengucapkan sumpah jabatan saat pelantikannya sebagai Presiden RI periode 2019-2024. (timyadi)
Senin, 21/10/2019 — 8:17 WIB
Jangan Asal Pilih Menteri