Wednesday, 23 October 2019

Kader PDIP Diminta Terus Sosialisasikan “Kartu Sakti” Jokowi

Minggu, 31 Maret 2019 — 20:54 WIB
Suasana di Kampanye Terbuka PDIP di Parkir Timur Senayan, Komplek GBK, Jakarta Selatan, pada Minggu (31/3/2019).

Suasana di Kampanye Terbuka PDIP di Parkir Timur Senayan, Komplek GBK, Jakarta Selatan, pada Minggu (31/3/2019).

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengajak kader PDIP untuk mensosialisasikan kartu-kartu sakti yang dikeluarkan oleh Joko Widodo selama masa kepemimpinannya.

Menurut Hasto, hal ini disampaikan oleh Jokowi sendiri. Di mana calon presiden (Capres) nomor urut 01 ini menitipkan pesan terkait kartu saktinya tersebut. Kartu sakti ini diantaranya kartu sembako dan juga kartu KIP Kuliah.

“Pak Jokowi menitipkan pesan, katakan ketika kampanye jangan lupa agar seluruh anggota simpatisan kader partai dan juga relaan Pak Jokowi jangan lupa sosialisasikan kartu sembako, agar para ibu tidak galau. Sosialisasikan juga kartu kuliah, agar kita bisa cetak berjuta-juta sarjana untuk Indonesia juara,” seru Hasto dalam kampanye terbuka di Parkir Timur Senayan, Kompleks GBK, Jakarta Selatan, pada Minggu (31/3/2019).

Lanjutnya, Jokowi tidak hanya mengeluarkan dua kartu sakti itu untuk rakyat Indonesia. Ada pula kartu prakerja. Di mana kartu ini akan dirilis apabila Jokowi – KH. Maruf Amin terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Karena itulah, tidak hanya kartu pra kuliah, tidak hanya kartu KIP, Pak Jokowi juga mengeluarkan kartu yang namanya Pra Kerja. Karena kita tau kerja, kerja, kerja, itu perjuangan Pak Jokowi,” pungkas Hasto.

Diketahui, Kartu Pra Kerja, Kartu KIP Kuliah dan Kartu Sembako murah merupakan salah satu program dari pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Jokowi – Maruf Amin. Kartu-kartu ini rencananya akan dirilis apabila paslon nomor urut 01 terpilih menjadi Capres dan Cawapres dalan Pilpres 2019 nanti. (cw2/b)