Wednesday, 20 November 2019

Saat Bersalaman

Banyak Dapat Cakaran Dari Warga, Sandiaga Bersyukur

Rabu, 3 April 2019 — 15:03 WIB
Tangan Sandiaga Uno yang terkena cakaran saat bersalaman dengan warga. (Yendhi)

Tangan Sandiaga Uno yang terkena cakaran saat bersalaman dengan warga. (Yendhi)

JAKARTA – Meski mendapatkan beberapa luka pada bagian tangan akibat tercakar warga yang menyambutnya dengan antusias, Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno justru bersyukur.

Beberapa luka pada bagian tangan tersebut akibat terkena kuku dari masyarakat yang  mengajaknya bersalaman ketika melakukan kampanye di sejumlah wilayah Indonesia.

Sandiaga mengatakan, luka pada bagian tangan tersebut sebagian sudah sembuh dan mengering. Dia pun menyampaikan bahwa berat badannya stabil meski terus dipadatkan dengan kegiatan kampanye terbuka di seluruh wilayah Indonesia.

“Berat badannya stabil 69. Selain dari pada luka luka ini, yang lain Alhamdulillah lancar. Ini juga lukanya udah sembuh,” kata Sandiaga sembari memperlihatkan tangan yang terkena cakar warga dikawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (3/4/2019).

Kendati demikian, dia tetap bersyukur karena setiap kehadirannya di seluruh wilayah Indonesia selalu mendapatkan sambutan yang luar biasa dari warga. Dia sebut antusias warga karena menginginkan adanya perubahan khususnya masalah ekonomi.

“Alhamdulillah semua acara kita disambut aspirasi masyarakat yang luar biasa dan saya terenyuh sekali yang membuat saya tersentuh bahwa ungkapan cinta kepada perubahan itu,” ungkap dia.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, tidak hanya datang dalam acara yang dia hadiri tetapi masyarakat juga selalu berinisiatif memberikan sumbangan untuk membantu biaya kampanye Prabowo-Sandi.

“Bukan hanya hadir tapi menyerahkan sumbangan dan sumbangan ini baru kita terima lagi dalam perjalanan ke sini di setiap belokan jalan ada masyarakat yang menitipkan dana sumbangan. Ini menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan suatu perubahan dan mereka ingin partisipasi dalam perubahan,” tandas Sandiaga. (yendhi/tri)