Friday, 06 December 2019

TKN : Kampanye Prabowo-Sandi dengan Label “Emak-emak” Gagal

Rabu, 3 April 2019 — 18:25 WIB
Wakil Ketua TKN, Johnny G. Plate (tengah). (ikbal)

Wakil Ketua TKN, Johnny G. Plate (tengah). (ikbal)

JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin menyebutkan isu kampanye dengan label ’emak-emak’ yang diusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno gagal meraup suara dari kalangan pemilih ibu rumah tangga.

Menurut Wakil Ketua TKN, Johnny G. Plate itu berdasarkan hasil survei terbaru yang dikeluarkan Indikator Politik Indonesia.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 22 Maret hingga 29 Maret menunjukkan Jokowi – Ma’ruf unggul dengan angka 55,4 persen atas Prabowo-Sandi meraup suara 37,4 persen.

Dari survei yang dirilis Rabu (3/4/2019) ini Jokowi unggul di segmen pemilih ibu rumah tangga alias emak-emak dengan 55,5 persen. Sedangkan Prabowo – Sandi memperoleh suara 38,9 persen.

“Isu tagline kampanye emak-emak itu gagal. Karena ternyata emak-emak banyak yang memilih Pak Jokowi,” ujarnya di kantor Indikator Politik Indonesia, Jalan Cikini V, Jakarta Pusat.

Menurut Johnny dukungan kepada Jokowi didasari pada kepuasan terhadap program dan kebijakan yang menguntungkan kaum emak-emak. Terlebih janji Jokowi yang akan mengeluarkan kartu sembako murah jika terpilih kembali.

“Apalagi ditambah perhatian secara khusus Pak Jokowi kepada emak-emak misalnya sembako murah. Itu jelas sekali,” tegas Sekjen Partai Nasdem ini.

Lebih lanjut, Johnny memandang pemilih di Indonesia sudah rasional. Penentuan pilihan berbasis program dan kinerja diyakininya menjadi yang utama.

Masyarakat sudah semakin rasional, sudah semakin paham. Jadi kalau kita memberikan kampanye yang kontradiktif, yang paradoks, yang membingungkan. Mereka mendengar, tepuk tangan, nari-nari tapi mereka tidak menentukan pilihannya ke situ karena itu tidak kebutuhannya,” pungkas Johnny. (ikbal/b)