Tuesday, 15 October 2019

Survei LSI Denny JA: Perindo Lolos Parliamentary Threshold, 6 Partai Lain Butuh Keajaiban

Jumat, 5 April 2019 — 14:15 WIB
Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, berdialog dengan pedagang saat blusukan ke Pasar Tambakrejo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (25/3/2019). (ist)

Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, berdialog dengan pedagang saat blusukan ke Pasar Tambakrejo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (25/3/2019). (ist)

 

JAKARTA – Partai Perindo satu-satunya partai baru yang berada di jajaran partai yang paling potensial lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT), sedangkan partai baru lainnya butuh keajaiban.

“Ada 10 partai politik, jika asumsinya bahwa militansi dan kerja calegnya optimal, maka kesepuluh partai politik ini paling potensial lolos PT 4 %. PDIP, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKB, Partai Nasdem, PKS, PPP, PAN, dan Perindo,” demikian rilis hasil survei terbaru LSI Denny JA.

Adapun, partai baru lainnya, butuh langkah besar untuk bisa mengubah keadaan. “Ada 6 partai politik yang membutuhkan langkah big bang dan keajaiban agar lolos PT 4%,” tulis survei tersebut.

Keenam partai politik ini sejak survei LSI  Denny JA pada Agustus 2018 hingga Maret 2019, atau delapan kali survei, elektabilitasnya masih di bawah 1%.

Keenam partai poliik tersebut di antaranya Partai Hanura, Partai Berkarya, PSI, PBB, PKPI dan Partai Garuda.

“Hanya Partai Perindo sebagai partai baru yang masih terbuka peluangnya untuk lolos PT. Partai baru lainnya, seperti Partai Garuda, Partai Berkarya, dan PSI, harus kerja lebih keras dan butuh keajaiban untuk lolos PT,” sambungnya.

Dalam rilis tersebut dimuat pertanyaan, jika Pemilihan Nasional berlangsung hari ini partai apakah yang akan dipilih Bapak/ Ibu? Hasilnya, Partai Perindo berada di urutan enam besar dengan elektabilitas sebesar 3,9%.

Sebelumnya, survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) menyebut elektabilitas Perindo mencapai 4,7 %, sehingga Perindo menjadi partai baru yang paling berpeluang lolos parlemen. (*/ys)