Monday, 18 November 2019

Ketua TKN: Isu Penghitungan Suara di Luar Negeri Hoaks

Rabu, 10 April 2019 — 16:34 WIB
Ketua TKN, Erick Tohir. (ikbal)

Ketua TKN, Erick Tohir. (ikbal)

JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin meyakini isu penghitungan surat suara dari pemilih di luar negeri berita bohong alias hoaks semata. Ketua TKN, Erick Tohir meminta agar masyarakat tidak percaya dengan isu itu.

Dia menganggap isu yang menyebar melalui pesan berantai itu merupakan rekayasa yang bertujuan membuat gaduh situasi jelang pemungutan suara.

“Berita-berita bohong seperti inilah yang terus kami ingatkan kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah percaya. Ini merupakan rekayasa dari kelompok tertentu yang ingin membuat suasana gaduh dan memanfaatkan situasi,” katanya , Rabu (10/4/2019).

Erick menerangkan memang melakukan pemungutan suara lebih cepat dari pada di dalam negeri sesuai Pasal 167 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu). Meski demikian penghitungan suara dilakukan bersamaan dengan di dalam negeri, yakni seluruh suara baru direkapitulasi pada 17 April 2019.

“Tidak pernah ada perhitungan lebih awal. Sesuai dengan UU Pemilu, semua akan dihitung bersamaan,” jelasnya.

Di tengah masifnya berita-berita bohong, fitnah, dan hoaks yang bisa memecah belah, bahkan mendiskreditkan lembaga atau institusi negara yang bertanggung jawab terhadap pemilu, seperti KPU atau Bawaslu, Erick meminta kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mengecek sumber berita sebelum menyebarkan melalui media sosial.

“Menuju pesta demokrasi terbesar dalam sejarah negeri ini, mari kita bersama-sama menjaga persatuan, kedamaian, dan juga kebersamaan dalam kegembiraan sehingga kita tidak mudah diombang-ambingkan berita-berita bohong. Tetap percaya kepada lembaga penyelenggaran pemilu, baik saat pencoblosan hingga perhitungan, dan hargai hasilnya, tanpa harus ada ancaman apapun,” tegasnya.

“Jangan takut dan merasa terancam, karena TNI dan POlri siap mengamankan dan menjaga Pemilu agar berjalan lancar,” pungkas Erick. (ikbal/b)