Wednesday, 13 November 2019

Eriksen Mengaku Performa Hotspur Buruk

Rabu, 1 Mei 2019 — 7:19 WIB
Christian Eriksen (reuters)

Christian Eriksen (reuters)

INGGRIS– Bermain di kandang sendiri ternyata Tottenham Hotspur justru di bawah tekanan tamunya Ajax Amsterdam pada laga leg pertama semifinal Liga Champions .

Hasilnya Hotspur kalah 0-1 di stadion baru mereka Tottenham Hotspur Rabu 1 Mei dinihari tadi. Tentu kekalahan ini membuat peluang tim yang bermarkas di London Inggris itu semakin tipis karena leg kedua akan digelar di kandang Ajax pekan depan.

Kekalahan ini tentu tidak lepas dari penampilan buruk anak asuh Mauricio Pochettino. Dan hal itu diakui oleh pemain gelandang mereka Christian Eriksen. ” Kami berada di bawah performa dan sama sekali tidak menampilkan permainan terbaik,” ujar Eriksen seusai laga.

“Selama 20 menit pertama, kami hanya menonton bola melawan tim yang seharusnya tidak boleh dibiarkan menguasai bola. Kami perlu mengubah itu,” tutur pemain asal Denmark tersebut usai pertandngan.

Pernyataan pemaina asal Swedia itu sesuai dengan statistik UEFA, bahwa Ajax mengusai pertandingan hingga 51 persen. Ajax juga mampu menorehkan akurasi operannya 77 persen.

Eriksen mengakui Ajax lebih digdaya dan percaya diri meski hanya sebagai tim tamu.

Eriksen menolak alasan kekalahan timnya dikarenakan cedera yang dialami beberapa pemain terutama Harry Kane. Eks pemain Ajax pada periode 2010-2013 itu menyadari bahwa berkelit soal cedera pemain tidak akan menyelesaikan persoalan tim.

“Kami tak bisa terus berbicara tentang pemain cedera. Kami berada di semifinal dan perlu melangkah maju,” ucap Eriksen.
Bahkan menurut Eriksen yang jadi jenderal lapangan Spurs, mereka masih beruntung salah satu peluang Ajax hanya membentur tiang.

Eriksen berharap pada leg kedua nanti Spurs mampu bangkit dan berbalik unggul saat laga digelar di Johan Cruyff Arena pada Rabu (8/5/2019) atau Kamis dini hari WIB.

Seperti diketahui Ajax tampil luar biasa di Liga Champions musim ini setelah lolos ke perempat final mampu menyingkirkan dua favorit juara yakni Real Madrid dan Juventus. (b)