Tuesday, 19 November 2019

Ustad Bachtiar Nasir Diperiksa Mabes Polri Terkait Kasus Pencucian Uang

Selasa, 7 Mei 2019 — 22:11 WIB
Ketua GNPF MUI, Bachtiar Nasir. (ikbal)

Ketua GNPF MUI, Bachtiar Nasir. (ikbal)

JAKARTA – Mantan Ketua GNPF MUI, Ustad Bachtiar Nasir Rabu (7/5/2019) akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS) tahun 2017.

Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetya mengatakan, kasus dana YKUS 2017 tersebut dibuka kembali lantaran pada periode itu tengah berlangsung tahun politik.

Penyidik, dalam perkara ini, sudah bekerja dengan profesional dengan memiliki bukti kuat sebelum menetapkan Bachtiar sebagai tersangka.

“Menetapkan tersangka minimal ada dua alat bukti, berarti dua alat bukti sudah dikantongi penyidik, ini secara teknis. Kalau misalkan nanti penahanan, cukup bukti dua alat bukti dulu yang besok diklarifikasi dalam pemeriksaan tersebut,” kata Brigjen Dedi, Selasa (6/5).

Dedi mengatakan, agenda pemeriksaan yang dijadwalkan, pada Rabu (8/5), besok merupakan pemeriksaan perdananya setelah berstatus tersangka.

Rencananya Bachtiar Nasir diperiksa diseputar dugaan TPPU lewat rekening milik YKUS. “Kalau untuk diperiksa sebagai tersangka, baru ini ya pertama kali,” ucap Dedi.

Menurutnya, Bachtiar pernah diperiksa tahun 2017 terkait kasus tersebut. Namun, kata Dedi, saat itu status Bachtiar masih sebagai saksi. “Tahun 2017 sudah pernah juga tim penyidik memanggil yang bersangkutan tapi dalam kapasitasnya sebagai saksi,” pungkasnya.

Dedi enggan berkomentar saat disinggung apakah mantan Ketua GNPF MUI itu akan ditahan atau tidak seusai menjalani pemeriksaan. “Itu kewenangan penyidik, penahanan itu dilakukan jika dikhawatirkan tersangka akan melarikan diri, mengulangi perbuatannya atau menghilangkan barang bukti,” tukasnya. (ilham/b)