Monday, 11 November 2019

Menpora Berharap CdM SEA Games 2019 dari Pimpinan Cabor

Kamis, 9 Mei 2019 — 11:30 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. (junius)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. (junius)

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, sangat mengharapkan Chief de Mission (CdM) SEA Games 2019 berasal dari pimpinan cabang olahraga (cabor). Menurutnya, sosok pimpinan cabor dinilai memiliki pengalaman serta kemampuan yang dibutuhkan para atlet sebelum dan selama bertanding.

“CdM kan bertugas untuk memimpin kontingen, tidak hanya saat bertanding, tapi juga sebelum bertanding selama berada di sana. Makanya, pengalaman dan kemampuan itu sangat penting. Kami berharap CdM nanti berasal dari pimpinan cabor agar bisa menyelami tingkat kebutuhan, konsolidasi, dan koordinasi yang apik satu sama lain,” kata Imam kepada para awak media massa, di Wisma Kemenpora, Jakarta, kemarin malam.

Pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu pun belum bisa memastikan sosok yang akan dipilih untuk menjabat sebagai CdM nanti. Hingga saat ini, pihaknya masih terus melakukan koordinasi sengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Kemenko PMK) untuk menunjuk Ketua Kontingen Indonesia di SEA Games 2019 nanti.

“Kami belum mendapat informasi dari Menko PMK terkait hal itu,” lanjut Imam.

Namun ia juga tidak menampik terkait munculnya nama Ketua Umum PB PABBSI Rosan P. Roeslani seperti yang diputuskan saat menunjuk Ketua Kontingen Indonesia untuk Olimliade 2020 di Jepang. Namun hingga saat ini pihaknya, belum bisa memastikan jabatan yang sama untuk Rosan pada SEA Games 2019 nanti.

“Ya, sempat muncul nama Rosan. Tapi kami masih bicarakan lebih lanjut dengan Menko PMK untuk keputusan finalnya,” kata Imam.

Sementara untuk proses Pelatnas SEA Games 2019, Imam memastikan masih berlangsung. Ia pun berjanji bakal memantau langsung di lapangan selama bulan Ramadan ini untuk memastikan hal itu.

“Pelatnas sudah berjalan dan seharusnya masih tetap berlangsung di bulan Ramadanini. Tapi saya belum dapat agenda lebih lanjut untuk ‘tour de pelatnas’, apakah masih jalan atau tidak di bulan Ramadan ini. Yang pasti kami akan terus memantau selama bulan Ramadan ini,” tuntas Imam. (junius/ys)