Wednesday, 23 October 2019

Dilaporkan Berbuat Makar, Kivlan Zen Didatangi Polisi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 10 Mei 2019 — 22:13 WIB
Mayor Jenderal (Pur)  Kivlan Zen

Mayor Jenderal (Pur) Kivlan Zen

JAKARTA– Kivlan Zen dilaporkan telah melakukan perbuatan makar. Oleh karena itu Mayor Jendereal (Pur) itu diharapkan memenuhi panggilan Bareskrim Mabes Polri Senin, 13 Mei 2019.

Agar surat panggilan itu segera diterima yang bersangkutan, personel Bareskrim Polri terpaksa mengejar jenderal kelahiran Langsa, Aceh itu ke Bandara Soekarno-Hatta. Polisi langsung menyerahkan surat panggilan untuk Kivlan itu, Jumat petang.

Rupanya Kivlan Zen hendak terbang ke Batam . “Tidak ada penangkapan Pak Kivlan. Memang ada (personel) dari Bareskrim,” ujar Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Togi Tambunan, Jumat (10/5/2019) melurukan isu bahwa pria berusia 72 tahun itu telah ditangkap.

Bahkan menurut Viktor menyebut Kivlan Zen sudah berangkat ke ke Batam lewat Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pukul 18.30 WIB.

Terkait kasus makar ini Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan adanya personel Bareskrim yang memberikan surat panggilan kepada Kivlan Zen.

Bahkan menurut Argo, Kivlan sudah ga dicegah ke luar negeri. “Ya, dicekal,” kata Argo Yuwono kepada wartawan, Jumat (10/5/2019).
Kivlan Zen dan Lieus Sungkharisma dilaporkan atas tuduhan makar yang ditangani Siber Bareskrim. Namun belum diketahui status hukum Kivlan Zen.

Laporan atas Kivlan terdaftar dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim. Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107. (b)

Terbaru

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi sekaligus Bupati Sukabumi, Marwan Hamami (kaos hitam) saat memperingati HUT Partai Golkar ke-55. (ist)
Rabu, 23/10/2019 — 14:22 WIB
Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020
Penantang Petahana Menyeruak, Jagoan Golkar Masih Kuat