Wednesday, 13 November 2019

BNN Grebek Gudang di Tambun dan Kranji, 200 Kg Sabu, 25 Ribu Butir Ekstasi dan 4000 Happy Five Disita

Minggu, 12 Mei 2019 — 10:48 WIB
ilustrasi

ilustrasi

BEKASI – Sebanyak 200 Kg Sabu dan ribuan pil ekstasi disita dari sebuah gudang di kawasan Kranji, Bekasi, Jawa Barat, dalam penggrebekan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional  .

Penggrebekan dilakukan petugas BNN pada minggu dini hari di dua gudang yang terletak di Jl Lapangan, Kranji dan di Tambun.

“Ada dua orang tersangka yang ditangkap yang  diduga bertindak selaku kurir dan yang bersangkutan bekerja sebagai penjaga gudang, Satu lagi adalah kurir sekaligus pengedar. Dia yang  mendistribusikan ke para pemesan,” jelas Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari.

Menurutnya, 2 gudang yang digerebek masuk dalam satu rangkaian kasus.

Pertama, lanjur Arman,  BNN menggerebek di Tambun, Kabupaten Bekasi, dimana didapati 100 kantong sabu, kemudian hasil pengembangan digerebek lagi di Kranji dan ditemukan 80 kantong.

Arman menambahkan,  pengintaian  sudah dilakukan sejak Sabtu (11/5) kemarin sebelum akhirnya melakukan penggerebekan di Tambun pada Sabtu malam pukul 20.00 WIB.

Dan setelah melakukan pengembangan, petugas BNN kemudian menggrebek gudang  di Kranji pada Minggu pukul 01.00 WIB.

“Jumlah barang bukti sabu  yang disita kurang lebih 200 kg dan  ekstasi 25 ribu butir serta happy five 4.000 butir. Ini juga belum pasti karena masih hitung bungkus besarnya,” kata dia.

Menurut dia, narkoba tersebut didatangkan dari Malaysia dan dibawa masuk  dari Pulau Sumatera. “Narkoba dibawa dari Sumatera, tepatnya dari Provinsi Riau,” pungkas Arman. (tri)