Tuesday, 19 November 2019

Kivlan Zen Bantah Melarikan Diri

Senin, 13 Mei 2019 — 13:00 WIB
Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein saat di Mabes Polri. (yendhi)

Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein saat di Mabes Polri. (yendhi)

JAKARTA – Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Senin (13/5/2019). Ia menjalani pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana makar

Setibanya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kabayoran Baru, Jakarta Selatan, Kivlan membantah tudingan dirinya sempat berupaya melarikan diri.

“Yang ada tuduhan saya melarikan diri ke Brunei, dari Batam ke Brunei, mana saya nggak beli tiketnya?” ujarnya mempertanyakan.

Ia mengaku jsutru mendapat kawalan polisi hingga sampai Bandara Batam. Untuk itu Kivlan tegaskan tidak ada upaya dirinya untuk melarikan diri.

“Malah saya dikawal sama polisi dalam pesawat sampai di bandara di Batam. Sampai di situ ada anak, istri, cucu saya. Saya datang untuk ke sana bukan untuk melarikan diri,” tegas Kivlan.

Kivlan sebelumnya dilaporkan ke polisi atas dugaan penyebaran hoax dan dugaan makar oleh Jalaludin. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim.

Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) serta UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107. (yendhi/yp)