Monday, 21 October 2019

Pengancam Penggal Kepala Jokowi Bekerja di Yayasan Ini

Senin, 13 Mei 2019 — 13:46 WIB
Tersangka  pengancaman penggal kepala Presiden Joko Widodo saat ditangkap.(ist)

Tersangka pengancaman penggal kepala Presiden Joko Widodo saat ditangkap.(ist)

JAKARTA – Pengancam Penggal Kepala Jokowi  (HS) bekerja disebuah yayasan  bernama Badan Wakaf Al-Quran di bilangan Tebet Timur, Jakarta Selatan.

“Tersangka HS Bekerja di Badan Wakaf Al-Quran di Tebet Timur, Jakarta Selatan,” ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadir Krimum) Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Senin (13/5/2019).

HS ditetapkan sebagai tersangka setelah videonya yang menyerukan hendak memenggal kepala Presiden Joko Widodo viral di media sosial. Relawan dari Jokowi Mania (Joman) pun melaporkan aktor dan pembuat dari video tersebut. Akibatnya, HS diciduk oleh pihak kepolisian.

Tersangka HS ditangkap ketika tengah bersantai di kediaman tantenya yang berada di daerah Parung, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (12/5/2019) pagi.

(Baca : Polisi : Tersangka Pengancam Pemenggal Kepala Jokowi akan Kabur Ketika Video Dirinya Viral)

Polisi pun menjerat HS dengan pasal dugaan perbuatan makar karena dinilai telah membahayakan keamanan negara. Tersangka juga dikenakan pasal Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yakni Pasal 104 KUHP dan atau 110 KUHP, Pasal 336, Pasal 27 ayat 4 UU ITE.

“Terhadap tersangka dijerat Pasal 104 KUHP dan atau 110 KUHP, Pasal 336, Pasal 27 ayat 4 UU ITE karena yang bersangkutan patut diduga melakukan dugaan makar dengan maksud membunuh Presiden,” seru Ade.

Akibat perbuatannya tersebut, HS pun terancam maksimal dipidana mati atau dipidana seumur hidup. Hal ini sesuai dengan Pasal 104 KUHP berbunyi: Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. (cw2/tri)

 

 

Terbaru

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. (firda)
Senin, 21/10/2019 — 11:30 WIB
Polisi Terjunkan 1500 Personel Kawal Demo Mahasiswa
Mahfud MD.
Senin, 21/10/2019 — 11:13 WIB
Banyak Bicara Hukum & HAM
Belum Tau Jadi Menteri Apa, Mahfud: Saya Diminta Membantu Beliau
istana negara
Senin, 21/10/2019 — 10:38 WIB
Ada Mahfud MD dan Nadiem Makarim
Sejumlah Calon Menteri Dipanggil ke Istana Negara