Friday, 22 November 2019

Ini Tanggapan KPU Terkait Sikap Prabowo yang Menolak Hasil Pemilu

Selasa, 14 Mei 2019 — 22:30 WIB
Komisioner KPU Ilham Saputra . (cw2)

Komisioner KPU Ilham Saputra . (cw2)

JAKARTA – Menanggapi rencana Prabowo yang akan menolak hasil Pemilu, komisioner KPU menyatakan mempersilakan saja kalau itu dilakukan capres nomor urut 02 itu. Prabowo akan menolak, karena ia menilai ada kecurangan dalam proses Pilpres.

Menurut Komisioner KPU Ilham Saputra, jika memang ada dugaan kecurangan pihaknya mempersilakan agar menempuh langkah sesuai koridor hukum yang berlaku.

“Ya, enggak ada masalah kalau ditemukan indikasi kecurangan. Dilaporkan saja kepada lembaga terkait, misalnya ke Bawaslu biar mereka yang memproses,” ungkap Ilham di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Dia menyatakan bahwa   hingga saat ini KPU membuka diri terhadap hal-hal yang mengindikasikan adanya kecurangan.  Ilham menegaskan, sejumlah indikasi kecurangan yang sudah dilaporkan telah ditindaklanjuti oleh Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu).

“Pada prinsipnya kalau ada indikasi kecurangan silakan dilaporkan kepada institusi yang berwenang yang diamanatkan oleh undang-undang,” ujar Ilham Saputra.

Diberitakan, Calon Presiden Prabowo Subianto menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019.  BHal itu disampaikan pada acara “Mengungkap Fakta-fakta Kecurangan Pilpres 2019” di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Prabowo beralasan, penolakan itu dilakukan karena telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan pemilu. Menurut dia, kecurangan itu mulai masa kampanye hingga proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang saat ini masih berjalan. (*/win)