Wednesday, 16 October 2019

Dari Hanura dan Nasdem, PKS Minta Panitia Pemilihan Wagub DKI Profesional

Rabu, 15 Mei 2019 — 17:27 WIB
Abdurrahman Suhaimi. (Yendhi)

Abdurrahman Suhaimi. (Yendhi)

JAKARTA – Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdurrahman Suhaimi minta pimpinan panitia pemilihan (panlih) wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta yakni Ongen Sangaji dan Bestari Barus bekerja secara profesional encari pengganti Sandiaga Salahuddin Uno.

Seperti diketahui, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi telah menunjuk Ketua Fraksi Hanura Ongen Sangaji menjadi ketua panlih wagub DKI, sementara Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Bestari Barus sebagai wakilnya.

“Kita berharap panlih bisa berjalan dengan baik efektif bekerja secara profesional karena masyarakat DKI sudah menunggu wagub yang akan mendampingi pak gubernur,” kata Suhaimi di DPRD DKI, Rabu (15/5/2019).

Suhaimi meminta Ongen dan Bestari segera membentuk panitia pemilih (panlih) yang akan mengatur mekanisme pemilihan wagub dalam rapat Paripurna DPRD DKI.

“Kita berharap pansus segera jalan dengan efektik dan mudah-mudahan segera menghasilkan panlih (panitia pemilih) yang nanti dengan panlih itu bisa menjalankan tugas dengan baik,” ucap Suhaimi.

Dia tidak mempermasalahkan dua pimpinan pansus wagub DKI datang dari Partai Hanura dan Nasdem. Pasalnya, pemilihan keduanya telah menjadi keputusan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi.

“Bukan soal terima tidak terima, itu kan hak-nya ketua ya untuk menentukan ketua pansus,” tandas Suahimi.

Seperti diketahui, Partai Gerindra telah menyerahkan jatah kursi wagub DKI kepada PKS sebagai koalisi pengusung Anies-Sandi dalam Pilgub DKI 2017. Setelah melalui proses fit and proper test, dua nama disepakati dan telah diserahkan oleh Anies yakni Sekretaris DPW PKS Jakarta Agung Yulianto dan Mantan Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu. (Yendhi/b)