Saturday, 19 October 2019

Duh, 50 Persen Bus AKAP di Jatijajar Tak Laik Jalan Jelang Lebaran

Senin, 20 Mei 2019 — 16:06 WIB
Kepala BPTJ Bambang Prihantono didampingi Kadishub Kota Depok, Dadang Wihana, saat mengecek terminal bus Jatijajar, Tapos.  (anton)

Kepala BPTJ Bambang Prihantono didampingi Kadishub Kota Depok, Dadang Wihana, saat mengecek terminal bus Jatijajar, Tapos. (anton)

DEPOK – Warga Kota Depok dan lainnya yang ingin mudik Lebaran diminta waspada dan harus selektif jika ingin memilih bus untuk pulang kampung karena banyak bus yang masuk terminal tidak layak jalan saat dicek petugas.

“Tidak layaknya bus kebanyakan pada sarana dan prasarana seperti lampu rem, lampu sen, lampu depan tidak menyala, kondisi ban botak dan lainnya,” kata Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihantono, didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana, saat melakukan ramp check (pemeriksaan kelaikan jalan) bus AKAP di Terminal Jatijajar, Jalan Raya Bogor, Tapos, Senin (20/5/2019).

Dari data yang ada, jumlah bus di dalam terminal bus Jatijajar mencapai 310 unit bus. Namun setelah dicek sekitar 50 persen bus AKAP yang beroperasi tidak laik jalan. “Yang lulus pengecekan jumlahnya mencapai 155 unit bus saja,” paparnya.

Melihat kondisi tersebut jelas sangat disayangkan, sehingga masyarakat harus selektif memilih bus yang baik dan layak jalan. “Masyarakat atau pemudik dapat melihat layak atau tidak bus angkutan lebaran dari tanda stiker yang ditempel di kaca depan bus-bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP),” ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada pengelola bus hendaknya memperbaiki dan menyiapkan bus untuk mudik lebaran sesuai aturan yang ada.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan penertiban akan terus dilakukan hingga menjelang dan saat Lebaran terhadap bus di terminal bus Jatijajar.

Bus yang belum dapat stiker karena tidak lulus cek kendaraan diminta pengelola untuk memperbaiki dan melengkapi kekurangan yang ada. “Kegiatan tilang belum dilakukan tapi nanti menjelang Lebaran akan dilakukan pengecekan ulang. Jika masih membandel pengelola bus tentu akan ditilang,” ujarnya.

Menanggapi kekhawatiran bakal terjadi kemacetan di sejumlah ruas jalan di Kota Depok saat kegiatan mudik Lebaran, Dadang menambahkan, pihaknya bakal mengantisipasi di antaranya dengan memasang rambu lalu lintas dan rute mudik.

“Kami sudah pasang rambu-rambu jalan, kalau rute sesuai kesepakatan dari Terminal Jatijajar keluar belok kiri ke tol Citeureup kemudian masuk ke Tol Cijago lalu belok kiri Terminal Jatijajar,” katanya.  (anton/ys)