Wednesday, 13 November 2019

Warung Dibakar saat Rusuh 22 Mei, Ismail Siap Jualan Lagi

Senin, 27 Mei 2019 — 15:14 WIB
Ismail saat menerima bantuan dari Mensos Agus. (tengah yang pakai peci). (cw6)

Ismail saat menerima bantuan dari Mensos Agus. (tengah yang pakai peci). (cw6)

JAKARTA – Salah satu pedagang yang terdampak kerusuhan saat aksi 21-22 Mei, Ismail tersenyum lebar saat Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan bantuan berupa uang dan sembako.

Ismail adalah pedagang Warung Kopi (Warkop) yang lapaknya bersebelahan dengan pos polisi di Jalan Wajid Hasyim yang dibakar massa pada 22 Mei 2019.

Ismail bercerita, warkop miliknya juga ikut dibakar. Bahkan, sebelum dibakar barang-barang jualannya dijarah terlebih dahulu. Ia rugi besar karena insiden itu.

“Mereka bakar pos polisi dan warung saya sekitar jam satu malam. Saya taunya pas pagi sekitar jam 10 di tanggal 23 Mei,” ungkap Ismail di gedung Kementerian Sosial, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Saat melihat warungnya sudah hangus dan porak-poranda, Ismail hanya bisa pasrah. Ia mencoba mencari sisa-sisa barang jualannya yang mungkin masih utuh. Namun, tak ada satu pun bersisa.

Beruntung, Ismail mendapat bantuan dari Kementerian Soasial. Ia mendapat uang Rp5 juta dan sembako. Sebelumnya ia juga telah mendapat bantuan dari Presiden Jokowi, namun ia enggan menyebutkan jumlahnya.

Uang bantuan tersebut akan ia pergunakan sebagai modal usaha lagi. Ia berencana mendirikan Warkop di lokasi yang sama.

“Alhamdulilah buat modal lagi. Jualan baru kalau sudah dibangun sama Pak Anies, ntar baru bisa jualan lagi. Di pos polisi tetap di lokasi yang lama,” katanya. (cw6/yp)