Thursday, 14 November 2019

Kivlan Zein Ditahan Besok Ajukan Penangguhan

Kamis, 30 Mei 2019 — 20:44 WIB
Eggi Sudjana bersama Kivlan Zen saat berunjuk rasa di depan gedung Bawaslu di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. (yendhi)

Eggi Sudjana bersama Kivlan Zen saat berunjuk rasa di depan gedung Bawaslu di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. (yendhi)

JAKARTA- Usai diperiksa Kivlan Zein dibawa ke Rumah Tahanan Guntur Setiabudi, Jakarta Selatan untuk ditahan. Namun melalui penasehat hukumnya, purnawirawan Mayor Jenderal TNI itu akan mengajukan penangguhan penahanan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan mengajukan praperadilan.

Setelah diperiksa belasan jam, Kivlan Zen keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis (30/5/2019) pukul 20.00. Dia nampak menggunakan kemeja berwarna putih.

Pendukung Prabowo-Sandi ini dibawa menggunakan mobil Jatanras. Pria berusia 72 tahun itu itdak mau menjawab pertanyaan wartawan. Dia tampak buru-buru masuk mobil polisi.

Menurut pengacara Kivlan Zen, Djudju Purwantoro pihaknya langsung mempersiapkan pengajuan penangguhan penahanan. “Pasti besok kita masukkan. Istri dan beberapa teman pejabat, maksudnya senior-senior (akan jadi jaminan) ,” kata Djudju.

Kivlan ditahan setelah jadi tersangka kepemilikan senjata ilegal. Bahkan senjata itu diduga terkait dengan rencana pembunuhan empat tokoh nasional.

Kivlan terseret karena satu dari empat tersangka yang akan membunuh empat tokoh itu adalah mantan sopir Kivlan.Tersangka yang dikenal Kivlan adalah Armi.

“Ikut bekerja paruh waktu bersama Pak Kivlan, dia salah satu tersangka pemilik senjata api secara tidak sah,” kata Djuju .
Djuju menjelaskan Armi telah bekerja dengan Kivlan tiga bulan terakhir. Pada periode tersebutlah mereka baru saling kenal meski sama-sama pernah berdinas sebagai anggota TNI.

“Dan karena hubungan tersebutlah pihak kepolisian menetapkan Kivlan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata ilegal,” ujar dia.(b)