Saturday, 23 November 2019

Pasca-Tsunami, Wisata Pantai Anyer Terus Menggeliat

Kamis, 6 Juni 2019 — 17:44 WIB
anyer

SERANG – Pasca-bencana tsunami Selat Sunda akhir Desember 2018 lalu, aktivitas sektor pariwisata di Provinsi Banten, khususnya wisata pantai di Kabupaten Pandeglang dan Serang, mulai menggeliat. Hari kedua lebaran Idul Fitri, sejumlah lokasi pantai rakyat dipadati wisatawan baik lokal maupun luar Banten.

Meski pantai-pantai terbuka mulai dikunjungi wisatawan namun tidak demikian dengan tingkat hunian hotel maupun penginapan lainnya. Pengelola hotel berharap meningkatnya wisatawan di pantai terbuka akan berdampak pada wisatawan pada libur panjang berikutnya.

“Alhamdulillah wisatawan yang datang di libur Lebaran ini hampir hampir sama dengan hari libur sebelum bencana tsunami. Sepertinya wisatawan yang datang hari ini mencapai 90 persen,” ungkap seorang pengelola pantai terbuka di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Ridwan kepada poskotanews.com, Kamis (6/6/2016).

Ridwan berharap libur Lebaran masih ada 3 hari lagi, mudah-mudahan setiap harinya wisatawan yang datang ke Anyer mengalami peningkatan. “Saya berharap libur liburan Idul Fitri menjadi langkah awal bangkitnya pariwisata Banten disegala sektor,” harapnya.

anyer

Memberikan kenyamanan dan keamanan,polisi tak segan-segan mendatangi wisatawan di Pantai Anyer

Bangkitnya pariwisata di Pantai Anyer, tentunya juga membawa berkah pengusaha restoran di sepanjang pantai, tak terkecuali usaha restoran ikan bakar 191 milik Noni Alghifari di daerah Kecamatan Anyer. Menurutnya, usaha miliknya yang terdampak bencana tsunami mulai dikunjungi wisatawan pada libur lebaran Idul Fitri ini.

“Alhamdulillah, kalau lokasi pantai banyak dikunjungi wisatawan, tentunya akan berpengaruh pada rumah makan. Saya bersyukur dari siang tadi sudah banyak tamu yang datang. Mudah-mudahan ramai terus dan bisa mempekerjakan kembali yang dirumahkan,” ungkap pengusaha yang telah merumahkan 5 karyawan sejak bencana tsunami terjadi.

Untuk menjamin keamanan wisatawan, Polda Banten mengerahkan personilnya ke lokasi wisata yang ada di Banten. Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi mengatakan Polda Banten dalam melaksanakan Operasi Ketupat Kalimaya 2019, tidak hanya mengaman jalur mudik dan arus balik. Namun pelayanan akan terus dilaksanakan hingga kawasan wisata.

“Intinya Polda Banten ingin menjamin keamanan dan akan terus intens memberikan pelayanan. Apalagi tahun ini berbarengan dengan tahun politik, masyarakat juga harus mampu ikut andil dalam menciptakan situasi Kamtibmas. Jika ada hal-hal yang perlu dilaporkan maka segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat,” tukasnya. (haryono)