Thursday, 14 November 2019

Supermarket di Inggris Mulai Menjual Produk Tanpa Kemasan Plastik

Jumat, 7 Juni 2019 — 20:27 WIB
waitrose

INGGRIS- Jaringan supermarket di Inggris, Waitrose, memulai uji coba yang bertujuan mengurangi kemasan plastik untuk produk yang mereka jual.

Pelanggan dapat menggunakan wadah mereka sendiri untuk membeli dan mengisi ulang produk seperti pasta, beras dan sereal.

Waitrose, jaringan supermarket yang menjadi bagian dari John Lewis & Partners, mengatakan mereka juga akan menjadi yang pertama menawarkan buah beku.

Uji coba ini berlangsung di salah satu toko di Oxford.

Jaringan supermarket ini mengatakan ratusan produk telah dikeluarkan dari kemasannya dan akan ada buah dan sayuran tanpa kemasan sekitar dua kali lipat dari jumlah normal.

Dalam apa yang digambarkan sebagai yang pertama di Inggris, pelanggan akan dapat “meminjam sebuah kotak” untuk membawa pulang produk mereka dengan “uang jaminan” £5, atau sekitar Rp 90.000, yang dapat diambil lagi ketika kotak dikembalikan.

Isi ulang anggur dan bir juga akan ditawarkan seperti halnya deterjen Ecover dan cairan pembersih.

Uji coba ini adalah yang terbaru di antara supermarket besar untuk mencoba mengurangi penggunaan kemasan.

Menurut sebuah laporan oleh Greenpeace tahun lalu, supermarket Morrisons, Sainsbury’s, Waitrose dan Tesco memungkinkan pelanggan menggunakan wadah mereka sendiri yang dapat digunakan kembali untuk produk-produk tertentu yang dibeli di konter, seperti daging dan ikan.

Sejak itu, dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos bulan Januari silam, Tesco dan supermarket Prancis Carrefour mengatakan mereka akan menguji coba layanan belanja online berdasarkan wadah yang dapat diisi ulang dan bukan yang dapat didaur ulang.

Pada saat itu, mereka mengatakan sejumlah barang seperti perlengkapan mandi, es krim, dan sereal sarapan akan tersedia bagi penguji yang mendaftar untuk uji coba ini.
Mulai menjual kantong kertas

Produk yang dijual di stasiun isi ulang Waitrose 15% lebih murah dan konsumen akan didorong untuk menggunakan wadah mereka sendiri selain untuk bir, anggur, dan produk Ecover.

Waitrose mengatakan buah yang dipetik dan dicampur – seperti mangga, stroberi dan ceri – dengan harga 50 pence, atau sekitar Rp9.000 per 100 gram, lebih murah dibanding produk dengan kemasan.

Tor Harris, kepala tanggung jawab sosial perusahaan untuk Waitrose, mengatakan jaringan supermarket itu ingin “membantu semakin banyak pelanggan yang ingin berbelanja dengan cara yang lebih berkelanjutan”.

“Tes ini memiliki potensi besar untuk membentuk cara orang berbelanja dengan kami di masa depan sehingga akan sangat menarik untuk melihat konsep mana yang diminati pelanggan kami,” katanya.

Ariana Densham, juru kampanye plastik laut untuk Greenpeace UK, mengatakan, “Sepuluh supermarket terbesar di Inggris memproduksi 810.000 ton kemasan sekali pakai setiap tahun, jadi kita perlu melihat pengecer besar lainnya menganggap serius pengurangan plastik dan mengikuti apa yang dilakukan Waitrose.”

Banyak supermarket di Inggris telah mengurangi penggunaan kantong plastik.

Bulan lalu, Morrisons mulai menjual kantong kertas di semua tokonya sementara Co-op telah menggunakan kantong kompos untuk mengganti kantong plastik sekali pakai di beberapa toko.

Waitrose tidak lagi menawarkan tas plastik sekali pakai seharga 5 pence atau sekitar Rp9.000, walaupun menjual tas lain dengan harga masing-masing 10 pence.(BBC)