Saturday, 16 November 2019

Polisi Tangkap Pelaku Asli Pengancam Bunuh Jokowi dan Wiranto

Senin, 10 Juni 2019 — 13:04 WIB
Pria bersorban hijau yang ancam bunuh Jokowi dan wiranto.(youtube)

Pria bersorban hijau yang ancam bunuh Jokowi dan wiranto.(youtube)

JAKARTA –  Polisi tangkap  terduga pengancam  bunuh Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto .

Sebelumnya, pada 24 Mei 2019 polisi telah mengamankan pemuda bernama Teuku Yazhid karena diduga sebagai pengancam akan bunuh Jokowi dan Wiranto.

Namun Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung mengungkapkan, pihaknya  salah tangkap. Sebab, Teuku bukanlah terduga pelaku yang mengancam akan membunuh Presiden Jokowi dan Wiranto.

“Iya betul (yang diamankan sebelumnya bukan pelaku yang asli),” ujar Sapta ketika dikonfirmasi, Senin (10/6/2019).

Pelaku yang kini ditangkap oleh pihaknya bernama Muhammad Fahri. Di mana Fahri merupakan pemuda bersorban hijau pengancam Jokowi dan Wiranto melalui video yang sempat viral di media sosial.

“Iya pria bersorban hijau itu kita tangkap di Sulawesi Tengah pada Sabtu, 1 Juni 2019,” imbuhnya.

Sebelumnya, Relawan Joko Widodo, C. Suhadi, melaporkan seseorang yang mengancam akan membunuh Presiden Jokowi dan Menko Polhukam Wiranto ke Polisi ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut dibuat pada 22 Mei 2019 dengan tuduhan makar.

“Saya sebagai bangsa engga senang Kepala Negara dicaci maki. Sebagai rakyat dan relawan Jokowi saya tidak suka Presiden dicaci begitu, apalagi diancam mau dibunuh dan sebagainya,” kata Suhadi ketika dikonfirmasi wartawan, pada Jumat (24/5/2019).

Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/3212/V/2019/PMJ/ Dit Reskrimum. Pasal yang disangkakan ialah makar atau pemufakatan jahat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP junto Pasal 87 KUHP. (cw2/tri)