Saturday, 16 November 2019

Kapolri Apresiasi Imbauan Prabowo ke Pendukungnya untuk Tak ke MK

Kamis, 13 Juni 2019 — 13:05 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengapresiasi Prabowo Subianto atas pernyataannya yang mengimbau para pendukungnya agar tidak datang ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Seperti diketahui, mulai 14 Juni 2019 MK akan mengadakan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) hingga 14 hari kedepan, 28 Juni 2019.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Bapak Prabowo Subianto yang telah menyampaikan himbauan kepada masyarakat, terutama pendukung beliau untuk mempercayakan proses hukum yang sudah ditempuh oleh beliau ke MK,” ujar Tito di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

“Kami tentunya berterimakasih, dan mengharapkan masyarakat tak datang berbondong-bondong ke Mahkamah Konstitusi,” lanjutnya.

Ia menegaskan, guna mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan terjadi selama sidang PHPU berlangsung, Polri pun melarang massa melakukan aksi apapun di depan MK.

“Kami tak perbolehkan sampaikan aspirasi depan MK. Karena menggangu kegiatan orang lain. Itu diatur dalam UU No 9 Tahun 1999 tentang penyampaian pendapat di muka umum. Itu ada di pasal 6. Itu tak boleh lagi terjadi di depan MK karena itu menggangu jalan umum. Itu jalan Medan Merdeka Barat yang merupakan jalan umum yang dilewati orang. Nanti kami fasilitasi depan IRTI dan patung Kuda,” jelas Tito.

Sementara itu, ia mengaku telah menyiapkan 17 ribu personel Polri untuk mengawal jalannya sidang PHPU di MK. Namun tak hanya aparat kepolisian yang diturunkan, sebanyak 16 ribu personel TNI turun mengamankan.

“Mereka stand by sesuai kebutuhan dan perkiraan cepat intelijen kami lakukan setiap hari. Untuk melihat apakah ada gerakan massa,” seru Tito. (cw2/yp)