Sunday, 15 December 2019

Pengembangan Pelabuhan Benoa Tingkatkan Ekonomi Pulau Dewata

Kamis, 13 Juni 2019 — 23:04 WIB
Pelabuhan Benoa. (ist)

Pelabuhan Benoa. (ist)

JAKARTA – Kapasitas Pelabuhan Benoa, Bali, khususnya untuk pelayanan kapal akan ditingkatkan seiring meningkatnya kunjungan kapal pesiar di Pulau Dewata.

CEO Regional Bali Nusra Pelindo III, Wayan Eka Saputra menjelaskan, saat ini telah dirampungkan pengerukan dan pendalaman alur dari minus 9 Meter low water spring/rata-rata muka air laut (LWS) menjadi minus 12 Meter LWS, sehingga kapal pesiar dengan Length of All (LOA)/ ukuran panjang lebih dari 350 Meter dapat bersandar di dermaga yang sebelumnya hanya berlabuh di luar Alur Pelabuhan.

Selain itu turning basin atau area untuk berputar kapal juga diperlebar sehingga kapal yang memiliki radius putar lebih panjang dapat melakukan manuver dengan aman dari 300 meter sekarang menjadi 420 meter. Serta lebar di kolam timur dari awal 150 meter sekarang telah menjadi 200 meter, dan untuk kolam barat dari 150 meter menjadi 330 meter.

Pelindo III juga tengah meningkatkan kapasitas gedung terminal penumpang yang semula hanya menampung 900 orang diperbesar hingga dapat menampung 3.500 orang dengan bangunan seluas 5.600 meter persegi.

“Pembangunan gedung terminal penumpang kapal pesiar di benoa akan selesai semester dua tahun 2019, Hingga awal Juni progress pembangunan fisik bangunan telah mencapai 79,12 persen,” ujar Wayan Eka Saputra, didampingi Wilis Aji, VP Corcom Pelindo III, Kamis (13/6/2019).

pelabuhan benoa 3

Dia menambahkan, jumlah kunjungan penumpang kapal pesiar pada 2018 tercatat 54.802 orang wisatawan mancanegara, naik 5 persen dibanding 2017 sebanyak 52.125 orang.

Hingga Mei 2019, tercatat jumlah kapal pesiar sebanyak 26 unit dengan penumpang sebanyak 24.418 orang wisatawan mancanegara mengunjungi Bali melalui Pelabuhan Benoa.

Pelindo III menargetkan kapal pesiar pada 2019 sebanyak 75 unit kapal pesiar. “Semoga tidak lama lagi, Pelabuhan Benoa bisa menjadi home port cruise di mana kapal pesiar tersebut nantinya tidak hanya transit,” terang CEO Balinusra.

Dengan menjadi home port cruise tersebut tentunya akan berdampak positif bagi perekonomian di Bali karena ini memiliki multiplier effect cukup besar untuk masyarakat Bali karena saat kapal pesiar bersandar di pelabuhan, maka tentunya bisa menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.

pelabuhan benoa 2

Seiring pengembangan zona marina untuk kapal wisata, Pelindo III  juga sedang melakukan pengembangan lain di antaranya penataan kembali zona perikanan disisi barat pelabuhan dan zona BBM – Gas dengan Curah di sisi timur.

“Kami optimis, kedepan, dengan pengembangan Pelabuhan Benoa maka salah satu dampak positifnya yang bisa dirasakan secara langsung adalah lapangan pekerjaan akan bertambah, secara tidak langsung menyumbang pendapatan negara melalui kegiatan ekspor dan impor, dan pada akhirnya ini membawa dampak yang luar biasa bagi perekonomian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali,” ujar Wilis Aji, VP Corcom Pelindo III. (dwi/ys)

Terbaru

Anggota Komisi I  DPR RI, Sukamta. (rizal)
Minggu, 15/12/2019 — 19:17 WIB
UU Kewarganegaraan Ancam Imigram Muslim
PKS Desak Pemerintah Panggil Kedubes India
CEO Sahara Farah menerima piagam penghargaan dari Muri atas pemecahan rekor Gebyar 10.000 Warung. (ist)
Minggu, 15/12/2019 — 18:55 WIB
Gelar GEBYAR 10.000 WARUNG, SAHARA Ukir Rekor MURI
Kabel utilitas di Pondok Ungu semrawut. (chotim)
Minggu, 15/12/2019 — 18:03 WIB
Kabel Utilitas di Pondok Ungu Semrawut