Monday, 21 October 2019

Prabowo-Sandi Enggan Hadiri Sidang Perdana Gugatannya di MK, Ini Alasannya

Kamis, 13 Juni 2019 — 21:16 WIB
Pasangan capres cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.  (rihadin)

Pasangan capres cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (rihadin)

JAKARTA – Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak akan menghadiri sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (13/6/2019). Hal itu dipastikan oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade.

Andre menjelaskan, pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu sengaja menghindari datang ke MK untuk mencegah datangnya massa pendukung. “Ditakutkan dengan kehadiran Pak Prabowo dan Bang Sandi menyebabkan pendukung kami datang berbondong-bondong,” kata Andre saat dihubungi wartawan, Kamis (13/6/2019).

Untuk itu, kata Andre, BPN telah menyepakati keputusan tersebut. “Kami putuskan Pak Prabowo dan Bang Sandi tidak hadir dengan harapan pendukung kami juga tidak hadir,” imbuh politisi Partai Gerindra itu.

(Baca: Pendukung Prabowo-Sandi Diminta Tidak Datangi MK)

Sebelumnya, Prabowo pun telah meminta pendukungnya bisa menerima apapun keputusan MK. Sebab, jalur hukum tengah ditempuh terkait hasil Pilpres.

“Kita percaya pada hakim MK, apapun keputusannya kita sikapi dengan dewasa, tenang, berpikir untuk kepentingan bangsa dan negara. Itu sikap kami dan permohonan kami. Percayalah niat kami untuk kepentingan bangsa negara, umat dan rakyat,” ujarnya dalam video yang diunggah di akun pribadinya di Twitter, Rabu (12/6/2019).

(BacaGiliran Prabowo Yang Minta Pendukungnya Tidak ke MK)

Hal senada juga disampaikan Sandi. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini meminta kepada pendukungnya tidak datang ke MK di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, saat gugatan Pilpres digelar.

“Saya minta kepada pendukung, tinggal di rumah, tidak perlu bondong-bodong datang ke MK,” kata Sandiaga setelah menemui Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (11/6/2019).

Sandi meminta pendukung percaya dengan langkah konstitusi yang tengah ditempuh. Menurutnya, tim hukum sudah menyusun gugatan dengan baik. (*/ys)