Wednesday, 20 November 2019

Sambut Matos, Persija Kehilangan Ramdani

Kamis, 13 Juni 2019 — 18:50 WIB
Aksi Bruno Matos bersama Persija Jakarta. (ist/MO Persija)

Aksi Bruno Matos bersama Persija Jakarta. (ist/MO Persija)

JAKARTA – Persija ‘Macan Kemayoran’ Jakarta menyambut kembali hadirnya Bruno Matos dalam skuat asuhan Julio Bañuelos. Seperti yang diutarakan Dokter tim Persija, Donny Kurniawan, kondisi Matos sudah mulai membaik setelah sempat mengalami cedera dalam sesi latihan, beberapa waktu lalu.

Diakui Donny, Matos mengalami masalah otot kaki saat menjalani sesi latihan beberapa hari lalu dan diharapkan sudah bisa kembali berlatih jelang bergulirnya kompetisi Shopee Liga 1 2019, pekan depan.

“Ia sempat berlatih terpisah dengan rekan-rekannya. Sekarang kondisinya sudah lebih baik. Kemarin dia datang ke tempat latihan hanya untuk massage. Memang benar-benar tinggal rileksasi saja,” kata Donny dalam keterangan tertulisnya, seperti yang diterima Poskotanews, Kamis (13/6/2019).

Ia juga optimistis Matos sudah dalam kondisi bugar sebelum menghadapi Persela Lamongan di Liga 1. Laga tersebut rencananya akan digelar di Stadion Surajaya pada 22 Juni mendatang.

“Hari ini Bruno akan latihan dengan bola. Akan kami pantau untuk itu. Kalau untuk Matos ini, kami tak akan paksakan. Saya masih optimistis ya kalau melawan Persela. Hanya, Matos masih kami pantau,” lanjut pria yang akrab disapa Doc Bro tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Matos punya waktu sembilan hari untuk memulihkan kondisinya. Sayang, Persija sepertinya bakal kehilangan Ramdani Lestaluhu yang mengalami cedera setelah mengalami Fraktur Clavicula Sinistra pada bahu di sebelah kirinya saat memperkuat Timnas Indonesia melawan Yordania, Selasa (11/6/2019) kemarin. Itu artinya, pemain asal Tulehu tersebut bakal absen panjang bersama Persija di Liga 1. Pun, hal itu tidak membuat Maman Abdurahman khawatir.

Sepeninggalan Ramdani, Macan Kemayoran masih punya sejumlah pemain pelapis seperti Nugro Fatchu Rochman, Fitra Ridwan, Yan Pieter Nasadit, serta pemain muda Braif Fatari yang bisa menggantikan posisi Ramdani di lini belakang.

“Pasti rugi kami kehilangan tenaga dia (Ramdani–red), tapi bukan mengenyampingkan pemain yang lainnya karena kami berlatih bukan 11 orang, 15 orang kami berlatih ada 30 orang. Kalau saya sih percaya siapapun yang paling siap dilatih, pasti pelatih akan lihat,” ungkap Maman.

Lebih lanjut, Maman berharap kepulihan Ramdani bisa lebih cepat dari yang diperkirakan. “Semoga pulihnya lebih cepat dari apa yang diperkirakan tim dokter ya mudah-mudahan, karena ya kami tahu peran Ramdani di Persija juga penting, dia pemain senior, pemain yang bisa mengatur ritme pertandingan,” tuntasnya. (junius/ys)