Monday, 21 October 2019

Timnas Indonesia vs Vanuatu, Laga Sarat Makna

Jumat, 14 Juni 2019 — 20:01 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy memimpin sesi latihan. (ist/ pssi)

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy memimpin sesi latihan. (ist/ pssi)

JAKARTA – Laga uji coba internasional antara Tim ‘Garuda’ Indonesia kontra Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (15/6/2019) pukul 18:30 WIB, sarat makna. Tidak sekadar laga kandang pertama bagi Tim Garuda sejak ditukangi Simon McMenemy, laga ini juga bakal dipimpin oleh wasit asal Indonesia, Yudi Nurcahya.

Yudi akan dibantu dengan perangkat pertandingan yang seluruhnya berasal dari Indonesia, seperti Bangbang Syamsudar dan Nurhadi, selaku asisten wasit. Kemudian Dwi Purba sebagai ofisial keempat, serta Dessy Arfianto, selaku pengawas pertandingan.

Seperti diketahui, duel antara kedua tim yang sejatinya merupakan laga internasional A FIFA, biasanya kerap dipimpin oleh wasit dari negara berbeda dari kedua kesebelasan yang bertanding.

Ironisnya, laga kali ini justru dipimpin oleh seluruh perangkat pertandingan yang semuanya berasal dari Indonesia. Menanggapi hal itu, Bandung Saputra, selaku Media Officer pertandingan antara Indonesia versus Vanuatu, mengaku hal itu adalah sah-sah saja, selama sudah mendapat persetujuan dari FIFA dan tim tamu.

“FIFA A Match dalam regulasi wasit boleh dari tuan rumah asal negara lawan setuju dan dilaporkan FIFA. Dan wasit harus lisensi FIFA,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/6/2019).

Selain dipimpin oleh perangkat pertandingan yang seluruhnya berasal dari Indonesia, laga antara Tim Garuda dan Vanuatu, menjadi ujian tersendiri bagi McMenemy.

Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada awal 2019, ini pertama kalinya Tim Garuda bermain di depan publik sendiri. Sebelumnya, Timnas Indonesia selalu tampil tandang di Australia, Myanmar, dan Yordania.

“Ketika masih bersama Timnas Filipina, saya tidak pernah memainkan laga kandang di stadion sebesar ini,” kata McMenemy.

Oleh karena itu, ia sangat berharap tim asuhanya bisa memetik kemenangan di depan publik sendiri.

“Saya pastikan kami datang dengan semangat positif. Sebab, buat saya besok adalah pertandingan kandang pertama saya sebagai pelatih tim nasional. Jadi saya harap besok akan menjadi pertandingan yang bagus buat saya,” lanjut pelatih asal Skotlandia tersebut yang juga bakal mendapat tantangan karena belum memiliki informasi apa pun seputar kekuatan Timnas Vanuatu.

“Yang pasti kami tetap fokus agar bisa tampil sebaik mungkin. Dibanding, Yordania, kekuatan Vanuatu berbeda. Namun, para pemain tidak boleh lengah. Kami tidak banyak mengetahui tentang Vanuatu. Kami sudah mencoba mencari informasi di internet, namun tidak ada. Jadi, laga ini akan membuat para pemain mencari jawaban saat ada kesulitan. Saya berharap banyak pada laga ini,” tuntasnya yang akan tetap menurunkan komposisi pemain yang sama, seperti saat dikalahkan Yordania 1-4. (junius/ys)