Thursday, 14 November 2019

Ciracas, Wilayah Incaran Pendatang Baru

Sabtu, 15 Juni 2019 — 0:25 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Wilayah kelurahan Ciracas, disebut paling banyak diserbu pendatang baru di Jakarta Timur. Pasalnya, di tempat itu terdapat beberapa pabrik yang menjadi incaran warga luar daerah untuk mengadu nasib di Ibukota.

Lurah Ciracas Rikia Marwan mengatakan, wilayahnya menjadi tempat yang paling banyak disambangi pendatang baru. Pasalnya, keberadaan beberapa pabrik dan sebuah pasar yang membuat warga dari luar daerah terus berdatangan.

Dengan adanya tempat itu, kata Rikia, pendatang baru itu diajak pedagang dan pegawai pabrik untuk bekerja. Imbasnya, jumlah penduduk di Kelurahan Ciracas paling banyak dibanding empat kelurahan lain yang ada di Kecamatan Ciracas. “Karena yang sebelumnya sudah lebih dulu sukses biasanya mengajak saudara atau tetangganya di kampung,” ujarnya.

Untuk menyiasati hal itu, kata lurah, pihaknya setiap tahunnya melakukan operasi bina kependudukan (Binduk). Hal itu agar semua pendatang baru terdata sehingga bisa terpantau dengan jelas. “Dalam waktu dekat operasi Binduk akan dilakukan dari tingkat kota untuk melakukan pendataan,” ungkapnya.

Kasatpel Suku Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kelurahan Ciracas, Sriyono membenarkan jumlah pendatang baru paling banyak ada di Kelurahan Ciracas. Hal itu dinilai lazim terjadi selepas musim mudik. “Dari tahun ke tahun pendatang baru terbanyak di Kelurahan Ciracas, memang selalu seperti itu,” sambungnya.

Merujuk data Badan Pusat Statistik Jakarta Timur tahun 2017, jumlah pendatang baru di Kelurahan Ciracas tercatat 1.411, disusul Kelurahan Cibubur 1.326 pendatang baru. Kelurahan Kelapa Dua Wetan tercatat 1.064 pendatang, Kelurahan Susukan tercatat 777 pendatang, dan Kelurahan Rambutan dengan 947 pendatang baru. (Ifand/b)