Thursday, 14 November 2019

Urai Kemacetan, Putaran di Jalan I Gusti Ngurah Rai Kembali Dibuka

Minggu, 16 Juni 2019 — 20:55 WIB
Pembukaan putaran di jalan I Gusti Ngurah Rai untuk mengurai kemacetan. (Ifand)

Pembukaan putaran di jalan I Gusti Ngurah Rai untuk mengurai kemacetan. (Ifand)

JAKARTA – Dalam upaya mengurai  kemacetan yang selama ini terjadi di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, pemerintah kota (Pemkot) Jakarta Timur kembali membuka putaran arah (u-turn) di depan Stasiun Buaran. Kemacetan pun berkurang 30 persen.

Walikota Jakarta Timur Muhamad Anwar mengatakan, kembali dibukanya putaran tersebut setelah melakukan berbagai kajian. Pasalnya, selama ini kemacetan cukup parah kerap terjadi di kawasan tersebut. “Karena berbagai pertimbangan, makanya putaran arah ini kembali diaktifkan,” katanya, Minggu (16/6/2019).

Walikota mengatakan, selama ini kondisi kemacetan yang terjadi karena pihaknya melihat kapasitas dan kapabilitas kendaraan yang ada. Dimana saat ini Jalan I Gusti Ngurah Rai sudah tidak dapat menampung lagi.

“Salah satu penyebabnya adalah Jalan Bekasi Raya sedang ada pembangunan, sehingga pengendara menggunakan jalan ini,” ujarnya.

Pertimbangan lain, sambung Anwar, adalah kedua lintasan pintu kereta Stasiun Cakung sudah ditutup akhirnya juga berimbas pada Jalan I Gusti Ngurah Rai. Akibatnya, selama ini terjadi penumpukan kendaraan yang cukup panjang. “Dari semua hal itu, akhirnya diputuskan untuk membuka kembali putaran di depan stasiun Buaran ini,” tuturnya.

Usai dibukanya putaran tersebut, kata Anwar, nantinya akan dijaga oleh petugas Satpol PP dan suku dinas perhubungan Jakarta Timur. Hal itu untuk menghindari adanya pak ogah yang selama ini kerap memanfaatkan keberadaan putaran. “Karena jika ada pak ogah pasti putaran tidak lancar dan menimbulkan kemacetan kembali,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas sudin Perhubungan Jakarta Timur, Andreas Eman menambahkan, usai dibukanya putaran kemacetan berkurang 30 persen. Hal itu didasarkan pada uji coba yang dilakukan pihaknya sejak Jumat (14/6) hingga Minggu (16/6). “Kami uji coba dulu, kami buka 1-2 jam. Setelah kami evaluasi, kemacetan berkurang sekira 30 persen,” terangnya.

Sebelumnya kata Eman, kemacetan yang selama ini terjadi menyebabkan antrean kendaran sepanjang 3 kilometer. Hal itu terjadi karena banyak pengendara yang mau berputar balik di lampu merah Buaran. “Mudah-mudahan dengan kembali dibukanya putaran ini bisa mengurai kemacetan yang terjadi,” pungkasnya. (Ifand/win)