Sunday, 20 October 2019

Buru Perampok Toko Emas, Polisi Bentuk Tiga Tim

Senin, 17 Juni 2019 — 4:59 WIB
Polisi sedang melakukan olah TKP di sebuah Toko Emas di kawasan Balaraja, Tangerang. (imam)

Polisi sedang melakukan olah TKP di sebuah Toko Emas di kawasan Balaraja, Tangerang. (imam)

TANGERANG – Polres Kota Tangerang membentuk tim khusus mengejar perampok toko emas Permata di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten. Ada tiga tim yang disiapkan menangkap garong bersenjata pistol dan samurai tersebut.

“Saat ini tim satu yang saya pimpin langsung sedang melakukan pengejaran ke daerah yang demi kepentingan penyelidikan belum dapat kami sampaikan nama daerahnya,” kata Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif , Minggu (17/6/2019).

Sabilul menambahkan, pihaknya telah mengantongi identitas pelaku. Tak hanya itu, pihaknya juga telah mendalami barang bukti dan keterangan saksi dan juga telah melakukan penelusuran jejaring pelaku.”Identitas pelaku sudah kita kantongi,” ujarnya.

Lanjut Sabilul, perampokan di toko emas Permata Balaraja menjadi perhatian pihaknya. Sebab, telah menciptakan situasi Tangerang tak kondusif. Selain itu, perampokan juga telah viral di media sosial, sehingga membuat resah masyarakat.

“Dengan bantuan doa dari masyarakat, kami meyakini para pelaku dapat segera kami tangkap,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, dua garong berpistol dan samurai beraksi di toko emas Permata di Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balajara, Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/6/2019).

Perampokan berlangsung cepat. Dua garong yang menggunakan jaket, topi dan masker mengambil perhiasan seberat 6 kilogram atau senilai Rp 1,6 miliar. Aksi penjahat itu terekam kamera CCTV toko.

Dalam rekaman CCTV, nampak dua garong dibantu satu orang yang berjaga di luar toko emas. Ia menyiapkan mobil bagi pelarian kedua pelaku yang merampok emas.

Warga yang mengetahui adanya perampok berusaha meringkusnya. Mobil Toyota Avanza putih T 1721 pecah karena dilempari warga yang geram dengan ulah perampok. (Imam.b)