Friday, 15 November 2019

Setnov Keluyuran Keluar LP Napi Cari Material Buat Apa?

Senin, 17 Juni 2019 — 8:45 WIB
g sindur

NAPI koruptor keluyuran di luar LP Sukamiskin, belum lama ini ramai diberitakan. Tapi rupanya penjagaan di LP tersebut masih longgar juga, sehingga napi eks Ketua DPR-Golkar Setyo Novanto bisa keluar bersama istrinya belanja ke toko alat bangunan mewah. Aneh juga ya, napi belanja ke toko material buat apa? Apa dia mau bikin rumah dalam LP?

Pada Desember 2018 lalu LP Sukamiskin bikin geger, sebab sejumlah napi koruptornya bisa bebas berkeliaran. Di antara mereka adalah Tubagus Wawan suami Walikota Tangsel, KH Fuad Amin eks Ketua DPRD dan Bupati Bangkalan, Fahmi Darmawansyah suami Inneke Kusherawati. Gara-gara mereka, Kepala Lapas Wahid Husin divonis 8 tahun penjara. Tragis kan, dulu ngawasi napi, kini malah jadi napi sendiri.

Meski pernah kecolongan demikian parah, rupanya penjagaan di LP Sukamiskin tak terlalu ketat juga. Buktinya, di kala berobat di RS, kesempatan itu digunakan untuk keluyuran di luar LP. Penampilan Setnov pakai kursi roda, membuat petugas jadi terlena. Padahal itu sekedar sandiwara. Sebab di luar pengawasan petugas dia langsung bareng istrinya cari material di toko-toko alat bangunan mewah di Padalarang. Pulang-pulang sudah sore.

Pinjam istilah Rocky Gerung, tindakan Setnov itu di luar akal sehat jika tak mau disebut dungu. Jadi napi kok masih mikir bahan-bahan material, apa mau buat saung super luks di LP Sukamiskin? Atau mau bangun rumah di luar LP, mengingat di LP Sukamiskin bakal 15 tahun lamanya. Padahal napi-napi koruptpr lainnya paling banter hanya kontrak rumah di seputar LP.

Dengan kursi roda, Setnov du kali main sandiwara. Dulu saat ditangkap di RS Permata Hijau, dia juga pura-pura sakit parah dengan menggunakan kursi roda. Di LP Sukamiskin, kembali dia berlagak sakit dengan pakai kursi roda. Padahal ketika petugas mengizinkan pergi sebentars, wush……..pergi keluyuran ke toko material segala. Ini kan bikin dongkol Kepala Lapas dan petugasnya dongkol segede bakpao isi kacang ijo.

Menkumham Yasona Laoly dongkol juga akibat ulah koruptor proyek e-KTP itu. Biar kapok, Setnov langsung dipindahkan ke LP Gunung Sindur, Bogor. Nah, di sana dia bisa diskusi bersama Abubakar Baasyir dan Buni Yani. Tapi apa topiknya, wong ketiganya memang beda jurusan. – gunarso ts