Sunday, 20 October 2019

Jembatan Mesuji Putus, Pengguna Jalan Bisa Melalui Tol Mulai Pukul 06.00 – 16.00

Rabu, 19 Juni 2019 — 9:38 WIB
Jembatan di Mesuji yang ambrol bagian tengah.(ist)

Jembatan di Mesuji yang ambrol bagian tengah.(ist)

 LAMPUNG –  Imbas jembatan ambrol di kabupaten Mesuji, Kapolres Mesuji, AKBP. Edi Purwanto menyarankan  pengguna  jalan raya yang akan menuju Palembang Sumatera Selatan menggunakan jalan tol yang hanya beroperasi pada pukul 06.00 -16.00 WIB.

“Saat ini jalan tol hanya boleh dilalui mobil kecil saja dengan sistem buka tutup,  sedangkan fuso belum diperbolehkan melintas di jalan ini. Perbaikan jembatan akan memakan waktu sampai 14 hari kedepan,” ungkap Kapolres Mesuji.

Sebelumnya disampaikan minimal satu minggu perbaikan jembatan penghubung perbatasan Provinsi Sumatera Selatan – Provinsi Lampung di Jalan Lintas Timur KM 200 putus (ambruk bagian tengahnya-red). Petugas masih melakukan pengaturan lalulintas agar kendaraan yang melintas menggunakan jalur lintas tengah.

Kabidhumas Polda Lampung, AKBP. Zahwani Pandra Arsyad  beberapa waktu lalu mengatakan  jalur lintas timur jembatan penghubung wilayah kabupaten Mesuji propinsi Lampung dengan  propinsi Sumatera Selatan untuk sementara ditutup total tidak bisa dilalui kendaraan.

“Pengguna jalan yang hendak menuju Sumatera Selatan atau sebaliknya silahkan menggunakan Jalur Lintas Tengah (jalur Bandar Jaya – Terbanggi Besar – Way Pangubuan – Kota Bumi – Bukit Kemuning – Baradatu – Blambangan Umpu – Way Tuba – Sumatera Selatan ),” ujar Kabidhumas.

Estimasi sementara ini, proses perbaikan bisa makan waktu minimal sekitar satu minggu bahkan bisa sampai 15 hari.

Sementara itu Kapolres Mesuji, AKBP. Edi Purnomo mengungkapkan, “sejak tengah malam tadi sudah menyiagakan personil dilokasi kejadian. Sebagian mengatur lalu lintas terutama mengarahkan kendaraan yang terlanjur masuk Jalan Lintas Timur untuk bisa masuk areal jalan tol dan keluar di Kayu Agung. Sebagian lagi bersiaga mengantisipasi pihak yang ingin memanfaatkan momen dan lokasi tersebut untuk melakukan modus pungli,” ungkap Kapolres. (koesma/tri)