Thursday, 21 November 2019

Alasan Yusril Tidak Bawa Saksi Ahli IT ke Sidang MK

Jumat, 21 Juni 2019 — 9:27 WIB
Ketua tim hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra . (ikbal)

Ketua tim hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra . (ikbal)

JAKARTA – Tim hukum pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin tidak akan melakukan counter terhadap kesaksian ahli IT dari pemohon, pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Hal ini terlihat dari daftar saksi ahli yang dihadirkan tim hukum Jokowi-Ma’ruf.

Ketua tim hukum, Yusril Ihza Mahendra mengatakan keterangan ahli yang dihadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dianggap sudah gamblang membantah paparan ahli IT paslon 02.

“Kalau ahli tidak secara langsung membantah apa yang disampaikan ahli sebelumnya. Karena 2 ahli sebelumnya yang diajukan oleh pihak pemohon terkait dengan masalah IT, dan masalah perhitungan suara yang dianggap tidak benar, dan sementara ahli dari KPU sangat tuntas menjelaskan dari segi IT,” katanya di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (21/6/2019).

(Baca : Ini Empat Saksi yang Dihadirkan Kubu Jokowi-Ma’ruf di Sidang MK)

Selain itu menurut Yusril keterangan ahli yang didatangkan pemohon sebelumnya tidak dapat membuktikan adanya persoalan di Situng KPU.

“Dua saksi yang dihadirkan pehomon itu tidak menerangkan apa-apa, membuktikan apa yang mereka dalilkan dan sudah dibantah oleh ahli yamg diajukan oleh KPU. Maka ahli yang dihadirkan oleh pihak termohon adalah terkait dengan TSM,” tandasnya.

Diketahui tim hukum Jokowi-Ma’ruf akan menghadirkan dua ahli yakni Prof. Edward Omar Syarief Hiariej, Guru besar Fakultas Hukum UGM dan Dr.  Heru Widodo, Dosen Ilmu Hukum UIA. (ikbal/tri)